EMCL Motivasi Usaha Bagi Penyandang Disabilitas Tuban dan Bojonegoro

23452

SuaraBanyuurip.com – Arifin Jauhari

Tuban – Operasi ladang minyak Blok Cepu, ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) bersama Yayasan Sikas Bhakti Nusantara menggelar sosialiasi dan motivasi usaha bagi penyandang difabel yang ada di Kabupaten Bojonegoro dan Tuban, Jawa Timur, Senin (27/09/2021).

Kegiatan yang digelar di pendapa Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban, tersebut dihadiri oleh perwakilan EMCL, Al Maliki Ukay Sukaya Subqy, Forkopimca Soko, Dinas Sosial Kabupaten Tuban, Dan Iwan Adi Prasetyo, juara lomba wirausahawan muda Kemenpora.

Dalam sambutannya Camat Soko, Sudarto, menyampaikan terima kasih kepada pihak EMCL yang sudah meberikan kepedulian terhadap penyandang disabilitasi yang ada di Kecamatan Soko.

“Banyak program kemitraan yang sudah di luncurkan oleh EMCL bersama SKK Migas, baik program infrastruktur maupun pemberdayaan masyarakat. Seperti pelatihan merajut dan pemberdayaan usaha bagi difabel. Kami mewakili Pemerintah Kecamatan Soko mengucapkan terima kasih banyak,” kata mantan Camat Senori.

Selain itu, Camat Soko juga berharap kepada Yayasan Sikas yang sudah memberikan pendampingan penuh usaha pembuatan mocaf dan emping jagung kepada KUB (Kelompok Usaha Bersama) yang ada di Kecamatan Soko. Agar membantu memfasilitasi pemasaran produk yang sudah diolah bisa menjadi bernilai dan berdaya jual di masyarakat.

Baca Juga :   Tuntutan Warga Dipenuhi PJB

“Sehingga bisa memberikan dampak peningkatan ekonomi baik kepada individu maupun kelompok,” harapnya.

Di tempat yang sama, Perwakilan EMCL Al Maliki Ukay Sukaya Subqy mengatakan, bahwa program ini merupakan bentuk komitmen EMCL dalam pemberdayaan kelompok usaha masyarakat melalui mitra pendamping yang sudah ditentukan oleh pihak EMCL dan Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas).

Malik menambahkan, agar program ini tidak hanya berhenti dalam skala produksi kecil namun bisa produksi lebih, sehingga nantinya bisa membantu peningkatan ekonomi para penyandang disabilitas.

“Khususnya di masa pandemi Covid-19 seperti ini,” tandasnya.

Direktur Yayasan Sikas, M. Yasin mengatakan, bahwa kegiatan ini merupakan kolaborasi dalam rangka pengembangan kegiatan usaha produktif difabel Kabupaten Tuban (Kecamatan Soko) dan difabel Kabupaten Bojonegoro melalui KUB yang sudah terbentuk.

“Mari tetap bersemangat untuk terus berwirausaha,” tegasnya.(fin)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *