SuaraBanyuurip.com – d suko nugroho
Jakarta – Mitra kerja Komisi VII DPR RI bertambah menjadi lima lembaga dari sebelumnya hanya dua kementerian. Tambahan baru tiga badan tersebut adalah Badan Tiset dan Inovasi Nasional (BRIN), Badan Informasi Geospasial (BIG) dan Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapetan).
Sedangkan dua kementerian yang sebelumnya menjadi mitra kerja Komisi VII adalah Kementerian ESDM dan Kementerian Perindustrian.Â
 Penambahan tiga mitra kerja baru Komisi VII ditetapkan dalam Rapat Paripurna DPR RI Ke-6 Masa Persidangan I Tahun Sidang 2021-2022 yang dipimpin Wakil Ketua DPR RI Abdul Muhaimin Iskandar, menggantikan Ketuanya, Puan Maharani di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (30/9/2021). Â
“Berdasarkan rapat konsultasi pengganti rapat Bamus tanggal 27 September 2021, memutuskan mitra kerja Komisi VII DPR RI yakni, Badan Riset dan Inovasi Nasional, Badan Informasi Geospasial, dan Badan Pengawas Tenaga Nuklir,†ujar Muhaimin Iskandar dilansir dari situs resmi DPRI. Â
Gus Muhaimin, panggilan akrabnya, menjelaskan berdasarkan pasal 24 ayat 2 peraturan DPR RI tentang tata tertib, menyatakan bahwa mitra kerja komisi sebagaimana dimaksud ayat 1 huruf (b) dapat dilakukan perubahan sesuai dengan perkembangan dan kebutuhan selanjutnya. Â
Dengan penetapan tersebut, lanjut dia, berarti total mitra kerja Komisi VII DPR RI terdiri dari dua Kementerian, yakni Kementerian ESDM dan Kementerian Perindustrian, serta tiga badan, Badan Tiset dan Inovasi Nasional (BRIN), Badan Informasi Geospasial (BIG) dan Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapetan).(suko)