Hingga Oktober, 131 Kasus Kebakaran Terjadi di Bojonegoro

23665

SuaraBanyuurip.com – Joko Kuncoro

Bojonegoro – Peristiwa kebakaran di Bojonegoro, Jawa Timur cukup sering terjadi. Semenjak Januari hingga Oktober 2021 ini sudah 131 kali kejadian. Rata-rata peristiwa kebakaran terjadi akibat korsleting listrik.

Kabid Pemadam dan Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Bojonegoro Ahmad Adi Winarto mengatakan, kebakaran kerap terjadi pada musim kemarau. Namun, meski demikian masyarakat harus tetap berhati-hati terhadap sesuatu yang menimbulkan api.

“Pemicu terjadinya kebakaran rerata karena korsleting listrik. Juga, termasuk kebocoran gas elpiji,” katanya, Kamis (28/10/2021).

Dia mengatakan, kebakaran akibat korsleting listrik hingga Oktober ini sebanyak 131 kejadian. Namun, beruntung dari sekian kebakaran terjadi di Bojonegoro tidak ada korban jiwa.

Akan tetapi kerugian kebakaran juga tidak sedikit. Misalnya kebakaran di kadang sapi Desa Sendangharjo, Kecamatan Ngasem kerugian mencapai Rp 625 juta. Sebab, lima rumah terbakar karena korsleting listrik.

Dia meminta masyarakat harus tetap waspada dan berhati-hati terhadap bencana kebakaran. Perbaiki aliran listrik yang rusak dan jangan lupa matikan kompor saat keluar rumah untuk antisipasi kebakaran.

Baca Juga :   4 Kades Jadi Tersangka Korupsi, Pj Bupati Bojonegoro Pastikan Pemerintahan Desa Tetap Berjalan

“Juga, memastikan tabung elpiji yang digunakan tidak bocor,” katanya.(jk)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *