Pemkab Blora Minta Bantuan Bojonegoro Danai Ruas Jalan Menuju Bandara Ngloram Rp 90 M

23716

SuaraBanyuurip.com – Ahmad Sampurno

Blora – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora Jawa Tengah mengajukan proposal bantuan pembangunan sebagian ruas jalan di wilayahnya kepada Pemkab Bojonegoro, Jawa Timur. Nilai total proposal bantuan yang diajukan sebesar Rp 90 miliar.

Adapun ruas jalan yang diajukan bantuan oleh Pemkab Blora dari Jembatan Terusan Bojonegoro Blora (TBB) penghubung Desa Luwihaji, Kecamatan Ngraho – Desa Medalem, Kecamatan Kradenan, menuju Bandara Ngloram.

Proposal permohonan itu diserahkan langsung oleh Bupati Blora Arief Rohman kepada Bupati Bojonegoro, Ana Muawanah, Rabu (3/11/2021), dalam kunjungan kerja ke Pemkab Bojonegoro. Bupati Arief didampingi Sekda, Plt. Kepala Bappeda, Plt. Kepala BPPKAD, dan Kepala DPUPR.

Selain menyerahkan proposal bantuan, kedatangan Bupati Arief dari Blora ke Bojonegoro juga  untuk melakukan penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Barang (NPHD) dengan Bupati Anna Muawanah. Atas hibah tanah dari Pemkab Blora kepada Pemkab Bojonegoro, sebagai tindak lanjut pembangunan Jembatan Terusan Bojonegoro Blora (TBB) yang awal tahun telah diresmikan.

“NPHD ini sebagai dasar penyerahan hibah sebidang tanah di Desa Medalem Kecamatan Kradenan yang digunakan sebagai tempat pembangunan jembatan TBB penghubung Ngraho Bojonegoro menuju Kradenan Blora,” ucap Bupati Arief.

Baca Juga :   DPMPD Targetkan 100 BUMDes

Pihaknya menyampaikan terimakasih kepada Bupati Bojonegoro dan jajarannya yang telah mewujudkan impian puluhan tahun masyarakat kedua wilayah untuk memiliki jembatan TBB.

“Kami juga menyerahkan surat permohonan sekaligus proposal bantuan pembangunan ruas jalan dari TBB menuju Bandara Ngloram, yang akan menjadi jalan alternatif bagi warga Bojonegoro bagian barat menuju Bandara Ngloram tanpa melalui pusat keramaian Cepu,” terang Bupati.

Menurut Bupati, hal ini perlu dilakukan karena kondisi jalan tersebut saat ini sedang rusak. Dan kondisi keuangan APBD Blora sedang tidak memungkinkan untuk memperbaiki secara keseluruhan dalam satu tahun anggaran.

“Beban kita banyak, sehingga ruas mana saja yang memungkinkan bisa dibantu kita ajukan agar bisa mendapatkan bantuan pembangunan. Seperti yang kita ajukan ke Ibu Bupati Bojonegoro ini. Mohon doanya semoga beliau dan jajaran Pemkab Bojonegoro deal,” lanjut Bupati.

Sementara itu, Bupati Bojonegoro, Anna Muawanah menyambut baik penyerahan surat permohonan bantuan pembangunan jalan dari Bupati Blora. Menurutnya, sepanjang regulasinya membolehkan maka pihaknya siap untuk membantu.

Baca Juga :   487 Pasangan Pengantin di Bojonegoro Pilih Nikah di Malem Songo

“Kita ini kan hanya Kepala Daerah yang diamanahi untuk membantu Presiden menyejahterakan rakyat Indonesia. Ketika ada sudara kita yang membutuhkan dan itu bisa mendukung kelancaran akses pembangunan ekonomi kawasan, apa salahnya. Ini suratnya kami terima untuk dipelajari terlebih dahulu,” kata Bupati Anna.

Apalagi, lanjut dia, permohonan pembangunan jalan yang diajukan untuk akses menuju Bandara. Selain itu, Menteri Sekretariat Negara (Setneg) beberapa waktu lalu juga sudah atensi agar pihaknya bisa membantu daerah lain.

“Seperti Blora ini meskipun masuk ring 1 Blok Cepu ternyata tidak mendapatkan DBH Migas karena teritorialnya tidak satu wilayah provinsi dengan Bojonegoro. Maka lewat jalur bantuan inilah semoga kita bisa membantu untuk bersama-sama membangun kawasan,” tambah Bupati Anna.

Kepala DPUPR Kabupaten Blora,  Samgautama Karnajaya, menyampaikan surat permohonan bantuan pembangunan jalan tersebut ditujukan untuk membangun kerusakan jalan dari Medalem menuju Ngloram.

“Ada beberapa alternative ruas yang kita ajukan dalam surat dan proposalnya. Nilainya total sekitar Rp 90 miliar. Sementara kami ajukan untuk Rigid Beton,” ucapnya.(ams)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *