Pasca Laka Air, Pimpinan DPRD Bojonegoro Sarankan Data Angkutan Penyeberangan

23728

SuaraBanyuurip.com – Arifin Jauhari

Bojonegoro – Pasca peristiwa terbaliknya angkutan penyeberangan menggunakan perahu tradisional di Bengawan Solo yang menghubungkan Semambung – Rengel menarik perhatian Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Sukur Priyanto.

Ia menyarankan agar Dinas Perhubungan (Dishub), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Camat hingga Kepala Desa (Kades) melakukan pendataan angkutan penyeberangan.

Petinggi Partai Demokrat Kabupaten Bojonegoro ini menilai, aktifitas penyeberangan di Bengawan Solo menggunakan perahu tradisional banyak mengabaikan keselamatan pengguna. Terbukti tidak tersedianya alat penyelamat untuk para penumpang didalamnya.

“Jadi saya sarankan agar Dishub, BPBD, Camat, sampai Kades dimana terdapat aktifitas angkutan penyeberangan segera melalukan pendataan,” kata Sukur Priyanto, kepada SuaraBanyuurip.com, Jum’at (05/11/2021).

Diharapkan, para pihak terkait tersebut juga segera melakukan pembinaan kepada para operator perahu penyeberangan tradisional, dan memastikan perahu yang digunakan aman, serta dilengkapi peralatan keselamatan.

“Ini harus dilakukan secepatnya, apalagi musim penghujan. Serta arus Bengawan Solo juga mengalami kenaikan,” tandasnya.

Sukur mendesak pihak terkait betul-betul memperhatikan kelayakan perahu. Kemudian juga memperhatikan kenyamanan dan keselamatan penumpang. Agar tidak terulang peristiwa serupa.

Baca Juga :   Usaha Kembang kempis, Lowongan BUMD Blora Sepi Peminat

“Kenyamanan dan keselamatan masyarakat pengguna penyeberangan tradisional harus diutamakan. Jangan Disepelekan,” tegasnya.(fin)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *