SuaraBanyuurip.com – Winarto
Bojonegoro – Hujan deras yang mengguyur wilayah Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Sabtu (13/11/2021) petang, selama hampir empat jam membuat sungai di utara balai desa setempat meluap. Dampaknya, jembatan darurat di jalan poros umum kecamatan (PUK) Gayam yang menjadi akses utama masyarakat terendam banjir sehingga tidak bisa dilewati kendaraan roda dua maupun empat.
Kondisi tersebut mendapat respon cepat sejumlah pemuda Gayam. Mereka langsung datang ke lokasi jembatan darurat untuk memasang papan pemberitahuan di sebelah selatan dan utara jembatan.
“Sementara malam ini kendaraan dialihkan melalui Dusun Templokorejo. Karena arus airnya cukup deras, bahaya jika tetap memaksa lewat jembatan darurat,” ujar Ketua Karang Taruna Gayam, Mohammad Jalaludin kepada suarabanyuurip.com, Sabtu malam.
Dia menuturkan, meluapnya sungai di dekat Well Pad C Banyu Urip, Blok Cepu itu akibat hujan deras yang mengguyur wilayah Gayam mulai pukul 17.30 hingga sekitar pukul 21.30 Wib.
“Mudah-mudahan air cepat surut,” harap Udin.
Hingga berita ini diterbitkan, sejumlah pemuda Gayam masih berjaga di lokasi jembatan darurat. Mereka memberitahu pengendara jalan yang akan melintas untuk melewati jalan alternatif Dusun Templokorejo.
Untuk diketahui, jembatan di jalan poros umum kecamatan (PUK) tersebut menjadi akses utama warga Gayam, dan sekitarnya. Selain itu juga sebagai jalan utama menuju proyek gas Jambaran-Tiung Biru (JTB).(win)