Harga Minyak Goreng Naik, Produsen Tahu Bojonegoro Mengeluh

23800

SuaraBanyuurip.com – Joko Kuncoro

Bojonegoro – Harga minyak goreng mengalami kenaikan cukup signifikan yakni mencapai Rp 20 ribu per liter. Kondisi ini dikeluhkan para produsen tahu. Sebab, harga minyak berpengaruh terhadap keuntungan dan pada harga gorengan.

Salah satu pengecer minyak curah dan minyak kemasan di Pasar Kota Bojonegoro Dani mengatakan, kenaikan tersebut terjadi sejak beberapa bulan terakhir. Kondisi ini berimbas pada pengurangan omzet karena sepi dan berkurangnya konsumen.

“Harga minyak goreng curah sebelumnya antara Rp 12 ribu hingga Rp 13 ribu. Namun, terus naik mencapai Rp 20 ribu,” katanya, Selasa (16/11/2021).

Sementara, produsen tahu Ledok Kulon, Kecamatan/Kabupaten Bojonegoro Purnomo mengatakan, naiknya harga minyak goreng curah maupun kemasan berpengaruh pada produsen tahu Ledok Bojonegoro. Sebab, selain harga minyak dan keuntungan tidak sebanding juga berpengaruh pada harga gorengan.

“Karena untuk menggoreng ratusan tahu membutuhkan sekitar 10 liter minyak goreng baik curah atau kemasan,” jelasnya.

Dia mengatakan, kenaikan harga minyak juga berpengaruh pada penjualan tahu di pasaran, yakni harga jual tahu 10 biji Rp 10 ribu. Dan harga ini, kata dia, sudah tidak dapat ditambah.

Baca Juga :   Kunjungi Produsen Bawang Goreng Bojonegoro, Mas Teguh : Perlu Ada Perbaikan Kemasan dan Pemasaran

“Sehingga, kenaikan ini berpengaruh pada omzet sehari-hari, karena harga jual dan produksi tidak seimbang,” jelasnya.

Dia berharap harga segera stabil kembali. Karenaminyak goreng ini kebutuhan primer rumah tangga maupun bagi para pedagang.(jk)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *