SuaraBanyuurip.com – Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Bojonegoro, Jawa Timur, PT Asri Dharma Sejahtera (ADS) akan kembali menyalurkan bantuan paket Gayatri (gerakan beternak ayam petelur mandiri) kepada 100 keluarga penerima manfaat (KPM) pada 2026 ini. Bantuan tanggungjawab sosial dan lingkungan (TJSL) ini untuk memperkuat dan memperluas program prioritas Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro menciptkan kemandirian ekonomi bagi keluarga miskin.
Direktur Utama PT ADS, Mohammad Kundori menyatakan, penyaluran bantuan paket Gayatri kepada 100 KPM selaras dengan program prioritas Pemkab Bojonegoro dalam mengentas kemiskinan.
“Kami harapkan program ini menjadi stimulus nyata bagi kemandirian ekonomi masyarakat,” tegas Kundori saat rapat koordinasi dan singkronisasi bersama Pemkab Bojonegoro belum lama ini.
Selain pemberdayaan ekonomi, lanjut dia, PT ADS juga berkomitmen pada pelestarian alam melalui program konservasi lingkungan. Inisiatif tersebut mencakup pengelolaan sampah serta penanaman pohon keras dan produktif di wilayah daerah aliran sungai (DAS).
“Seluruh pelaksanaan teknis program lingkungan ini akan dikoordinasikan lebih lanjut dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) guna memastikan efektivitas dan keberlanjutannya,” jelasnya.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Bojonegoro, Helmy Elisabeth menekankan program tanggungjawab sosial perusahaan (corporate social responsibility/CSR) dan program pelibatan dan pengembangan masyarakat (PPM( tahun 2026 harus berfokus pada empat pilar utama. Yaitu pengentasan kemiskinan, konservasi lingkungan, peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), serta rehabilitasi lantai rumah sehat.
“Kami berharap setiap kontribusi perusahaan dapat memperkuat program-program yang telah dicanangkan oleh Pemkab Bojonegoro,” tegasnya.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Bojonegoro, Andik Sudjarwo menambahkan, percepatan pengentasan kemiskinan memerlukan dukungan lintas sektor.
“Keterlibatan aktif perusahaan melalui program TJSL atauPPM menjadi kunci penting dalam mendukung target pembangunan daerah,” pungkasnya.(red)




