SuaraBanyuurip.com – Sami’an Sasongko
Bojonegoro – Komando Distrik Militer (Kodim) 0813 Bojonegoro, Jawa Timur, bersinergi dengan Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bojonegoro melaksanakan penanaman 2.000 batang pohon penghijauan di Desa Sumberejo Kidul, Kecamatan Sukosewu, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Rabu (17/11/2021).
Adapun jenis pohon penghijauan yang ditanam adalah 1000 batang pohon trembesi, 500 batang pohon kesambi dan 500 batang pohon mahoni. Hal ini sebagai bentuk upaya membantu pemerintah daerah dalam rangka mewujudkan kelestarian fungsi lingkungan hidup dan meminimalisir dampak pemanasan global.
Kegiatan peduli lingkungan dengan tema ‘Bersinergi Menjaga dan Melestarikan Lingkungan’ tersebut diikuti anggota Kodim, Koramil 21/Sukosewu, Perhutani, Muspika Sukosewu, Pemdes Sumberejo Kidul dan masyarakat.
Kasdim 0813 Bojonegoro, Mayor Inf I Putu Gede Widarta, mengungkapkan, bahwa penanaman pohon tersebut merupakan program dalam rangka pembinaan lingkungan hidup. Dengan tujuan terwujudnya keselarasan, keserasian dan keseimbangan antara manusia dan lingkungan hidup.
“Penanaman pohon ini untuk tercapainya kelestarian fungsi lingkungan hidup, terjaganya sumber daya alam, terkendalinya pemanfaatan sumber daya secara bijaksana serta terkendalinya polusi atau pencemaran udara,” kata Mayor Inf I Putu Gede Widarta disela-sela kegiatan penanaman pohon.
Adanya penanaman pohon penghijauan ini, Lanjut I Putu Gede, dapat mengurangi dampak dari pemanasan global dan kekeringan. Sementara disaat musim penghujan, pohon-pohon yang ditanam ini nanti bisa meminilisir risiko bencana.
“Seperti tanah longsor dan banjir, khususnya diwilayah Bojonegoro,” ujarnya.
Pihaknya juga mengajak warga masyarakat dalam rangka mendukung dan menyukseskan program pemerintah daerah dalam gerakan menjaga dan melestarikan lingkungan hidup untuk bersama menggalakkan penghijauan dilingkungan sekitar.
“Mari bersama-sama peduli lingkungan, menjaga dan melestarikannya. Demi masa depan generasi penerus bangsa. Agar hasil yang positif dari tanam pohon saat ini dapat dinikmati anak cucu kita,” imbuhnya.(sam)