SuaraBanyuurip.com – Arifin Jauhari
Bojonegoro – Guna mendeteksi adanya kebocoran, kontraktor pelaksana pembangunan infrastruktur gas bumi untuk rumah tangga, PT Hutama Karya (HK) tengah melakukan pengetesan pipa gas menggunakan cairan pembau atau odorant di Bojonegoro, Jawa Timur.
“Kami sedang melakukan tes pipa jaringan gas bumi untuk rumah tangga menggunakan cairan pembau atau odorant,” kata Huma HK, Anan Dwi Sutrisno kepada SuaraBanyuurip.com, Jum’at (19/11/2021).
Penggunaan odorant yang diinjeksi ke jaringan pipa gas bumi (Jargas) tersebut dimaksudkan agar lebih mudah menemukan indikasi kebocoran pada sambungan. Melalui bau yang tercium.
“Baunya mirip dengan bau gas LPG. Bau ini memang tambahan ya, karena aslinya gas kan tidak berbau. Sehingga diperlukan tambahan odorant supaya kebocoran gas bisa dideteksi,” ujarnya.
Anan menjelaskan, bahwa pihanya telah melakukan sosialisasi kepada warga, melalui pihak terkait dan segala relasi yang bisa dijangkau dalam pengerjaan tes pipa. Mulai dari Rukun Tetangga (RT), Rukun Warga (RW), dan kepala kelurahan maupun desa dimana terdapat sambungan pipa jargas.
“Kami mohon kepada bapak dan ibu warga sekitar yang mencium bau gas, supaya menghubungi petugas kami,” sarannya.
Dalam pekerjaan pengetesan, kata Anan, memang terdapat beberapa tahapan. Untuk memastikan tidak adanya kebocoran. Dan apabila terdapat kebocoran bisa segera diperbaiki. Sehingga, pihaknya memohon maaf jika ada ketidaknyamanan selama pengerjaan.
“Jadi kami mohon maaf jika lubang galian belum tertutup sempurna. Karena memang pekerjaan belum selesai. Masih ada beberapa tes pipa lagi,’ ujarnya.
Terpisah, Kepala Kelurahan Klangon, Kusminto Tribawono membenarkan telah menerima edaran yang berisi pekerjaan pengetesan pipa gas oleh HK.
“Kami ucapkan terima kasih kepada HK atas koordinasinya. Semoga tetap terjalin komunikasi baik ini hingga pekerjaan selesai nantinya,” pungkasnya.(fin)