SuaraBanyuurip.com – d suko nugroho
Blora – Seorang pengendali perawatan sumur dalam perusahaan pemboran minyak dan gas bumi (Migas) serta panas bumi yang merupakan kegiatan yang padat modal, padat teknologi dan berisiko tinggi sangat dibutuhkan. Untuk menangani pekerjaan ini diperlukan tenaga yang mempunyai kompetensi dengan standar minimal sesuai yang telah ditetapkan dalam Standar Nasional Indonesia Kompetensi Tenaga Teknik Khusus Migas (TTK MIGAS) Bidang Perawatan Sumur.
Oleh karena itu Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Minyak dan Gas Bumi (PPSDM Migas) bekerja sama dengan PT Pertamina Hulu Indonesia – Regional 3 menyelenggarakan pelatihan Perawatan Sumur selama dua hari, Senin – Selasa (29-30/11/2021).
Selama mengikuti pelatihan tersebut, peserta pelatihan mendapatkan materi berupa Rig Equipment and Fishing Tools, Surface and Subsurface Equipment, Completion Fluids dan Well Control.
M. Samsul Hadi Alam, salah satu pengajar sekaligus pemimpin pelatihan menjelaskan tujuan dari pelatihan tersebut adalah memberi bekal pengetahuan dan keterampilan kepada peserta pelatihan tentang teori dan praktik peralatan dan operasi perawatan sumur.
“Kami berharap setelah mendapatkan materi yang kami sampaikan, semoga peserta mampu untuk mengaplikasikan teori dan praktik tentang operasi perawatan sumur serta kesehatan dan keselamatan kerja dalam pengoperasian peralatan perawatan sumur dengan menggunakan peralatan unit Hoist,” tutur Samsul dihubungi melalu pesan singkat pada Selasa (30/11/2021).
Samsul menambahkan setelah mengikuti pelatihan, peserta juga akan mengikuti ujian sertifikasi Perawatan Sumur.
Salah satu peserta pelatihan, Muhammad Gunardi Oktaprianto mengungkapkan bahwa materi yang disampaikan sangat bermanfaat bagi pekerjaannya sehari.
“Selama mengikuti pelatihan tersebut banyak sekali materi dan ilmu baru baru yang saya dapatkan, antara lain adalah Well Control dan Surface and Subsurface Equipment,” tutup Gunardi.(adv/suko)