Forkompimcam Gayam Monitoring Patra Daya EMCL di Lima Desa

23963

SuaraBanyuurip.com -  Joko Kuncoro

Bojonegoro – Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkompimcam) Gayam, Kabupaten Bojonegoro, bersama ExxonMobil Cepu Limited (EMCL), dan mitra pendamping Lembaga Informasi dan Komunikasi Masyarakat Banyuurip Bangkit (LIMA 2B) melakukan monitoring program aksi kemitraan untuk pemberdayaan masyarakat (Patra Daya) di lima desa, Kamis (9/12/2021). Monitoring ini untuk mengetahui dan memastikan pelaksanaan program infrastruktur sesuai rencana.

Ada lima desa di Kecamatan Gayam yang menjadi sasaran Patra Daya EMCL dengan pendampingan LIMA 2B. Yakni Desa Katur berupa pembangunan saluran irigasi, Perpustakaan Desa Begadon, infrastruktur pengembangan wisata Embung Bonorejo, pavingisasi pelataran makam Desa Beged, dan pengembangan wisata Puthuk Kreweng Desa Mojodelik. Semua program infrastruktur tersebut telah mencapai 100 persen.

Camat Gayam Agus Haryana Panca Putra mengatakan, kunjungan ini untuk memonitoring evaluasi hasil pembangunan infrastruktur program Patra Daya EMCL di lima desa yang didampingi LIMA 2B.

“Kunjungan tadi juga dihadiri Kapolsek Gayam AKP Bambang Adi Tenggani dan Komandan Pos Ramil Gayam Peltu Sapari,” katanya.

Baca Juga :   Kecamatan Gayam Harusnya Diprioritaskan

Dia mengatakan, harapannya dengan bantuan pembangunan infrastruktur dari EMCL dapat dikembangkan oleh desa, dan dapat bermanfaat bagi masyarakat.

“Saya lihat hasil pengerjaan bangunannya cukup bagus,” jelasnya.

Di hadapan Forkompimcam, EMCL dan LIMA 2B, Sekretaris Desa Begadon, Priyono mengucapkan terimakasih kepada EMCL yang sudah membantu pembangunan gedung perpustakaan desa.

“Ucapan terima kasih kami sampaikan kepada EMC yang sudah memberikan bantuan dan Bapak Camat yang telah mengawal proses pembangunan gedung perpus di Desa Begadon,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Perpusdes Lentera Desa Begadon Rofiah Nur Aidah mengatakan, pembangunan Perpusdes Begadon ini merupakan reward luar biasa dari ExxonMobil Cepu Limited (EMCL). Sebab, pembangunan perpusdes ini memang sangat diperlukan untuk menunjang fasilitas baca.

“Ya, karena pembangunan perpusdes ini memang sangat kami perlukan,” katanya.

Dia mengatakan, sebelumnya perpusdes ini satu lokasi dengan TK Persada. Kini, untuk lokasi baru berada di halaman SDN Begadon. Karena peminatnya kebanyakan dari anak-anak usia sekolah juga ibu-ibu dan masyarakat sekitar.

“Untuk pengunjung sendiri sekitar 20 hingga 25 orang per hari. Jumlah itu sebelum pandemi Covid-19,” katanya.(jk)

Baca Juga :   JIM Selenggarakan Lokakarya Teknologi Informasi


»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *