Merasa Dilecehkan, Wabup Bojonegoro Datangi PU Bina Marga

24004

SuaraBanyuurip.com – Arifin Jauhari

Bojonegoro – Wakil Bupati (Wabup) Bojonegoro, Jawa Timur, Budi Irawanto, mendatangi kantor Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Penataan Ruang (DPU BMPR) setempat, Rabu (15/12/2021). Kedatangannya ingin mengklarifikasi beberapa hal pasca Inspeksi Mendadak (Sidak) proyek pengerjaan jalan rigid beton di Jalan Lettu Suyitno, Selasa (14/12/2021) kemarin.

Musababnya, ia merasa dilecehkan. Mulai dari menelpon beberapa kali Kepala Dinas PU BMPR untuk berkoordinasi tak diangkat, dan ada kontraktor yang membantah lewat media, bahwa pekerjaan rehabilitasi Jalan Lettu Suyitno sudah sesuai spek dan tetap melanjutkan pengecoran.

Wabup Budi Irawanto mengatakan, bahwa kedatangannya guna klarifikasi. Mengingat konsultan pengawas telah mengakui perihal kesalahan spesifikasi teknis, yaitu pada pembesian dimana dalam wiremesh ditemukan metode teknis yang tidak tepat. Namun kemudian muncul bantahan kontraktor melalui media bahwa pekerjaan sudah sesuai spek.

“Siapa kontraktornya, sehingga memberi pernyataan ke media sudah sesuai spek,” kata Wabup Budi Irawanto.

Dijelaskan bahwa saat melakukan sidak, kontraktor tidak berada di lokasi. Oleh sebab itu, Wabup yang akrab disapa Mas Wawan ini mempertanyakan bantahan hasil sidak oleh kontraktor melalui media.

Baca Juga :   Balita 3 Tahun yang Hilang Ditemukan Meninggal Dunia

“Jelas-jelas kontraktornya tidak menemui dan tidak berada di lokasi, kok bisa tiba-tiba membantah hasil sidak melalui media. Bagaimana tanggung jawab pengawas dan PU Bina Marga terhadap mutu pekerjaan yang dibiayai dengan uang rakyat,” tegasnya.

Kedatangan Wabup Budi Irawanto langsung menuju ke ruang pertemuan, dimana Kepala Dinas PU BMPR, Retno Wulandari beserta jajaran berada.

“Kenapa telepon saya tidak diangkat, berapa kali saya telepon. Itu yang pertama. Yang kedua, ada berita yang katanya Jalan Lettu Suyitno sudah sesuai spek. Konsultan sama PU saja mengakui tidak sesuai spek,” tanya Mas Wawan kepada Kepala Dinas PU BMPR, Retno Wulandari dan jajaran.

“Sebagai Wabup, tentu saya merasa dilecehkan dan pasti kecewa juga,” lanjutnya.

Wabup menegaskan, dengan adanya kejadian-kejadian tersebut Dinas PU harus mengevaluasi itu semua. Kalau memang salah perlu ditelaah lagi.

“Termasuk pembayaran berikutnya perlu dipertimbangkan. Hal yang terlihat jelas saja disepelekan, apalagi yang lokasi pekerjaannya jauh dari kota,” tandasnya.

Diberitakan sebelumnya, Wakil Bupati (Wabup) Bojonegoro Drs. H. Budi Irawanto, M.Pd, didampingi konsultan pengawas bersama petugas dinas pekerjaan umum (DPU) Bina Marga Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) proyek rigid beton di Jalan Lettu Suyitno, Selasa (14/12/2021).

Baca Juga :   Jalur Bojonegoro - Nganjuk Malam Ini Dibuka

Dalam sidak ditemukan adanya kesalahan teknis. Wabup juga mewarning (memperingatkan) kontraktor yang mengerjakan proyek rigid beton di Jalan Lettu Suyitno. Pasalnya dalam pekerjaannya ditengarai kurang menjaga kualitas dan mutu.

“Saya sangat mendukung pembangunan Bojonegoro. Sidak ke lapangan ini menanggapi laporan warga untuk memastikan kualitas dan mutu dalam pengerjaan proyek rigid beton di Jalan Lettu Suyitno. Terbukti ada kesalahan teknis,” kata Wabup Budi Irawanto.

Pihaknya khawatir proyek yang ada di Kabupaten Bojonegoro tidak terselesaikan sesuai jadwal, dan terburu-buru untuk menuntaskan pekerjaan. Sehingga tidak menjaga mutu dan kualitas pada proyek yang dikerjakan.

“Peringatan ini tidak hanya untuk kontraktor di proyek rigid beton di Jalan Lettu Suyitno saja. Namun juga untuk kontraktor lainnya, ” tegas Mas Wawan, sapaan akrab Wabup Budi Irawanto.(fin)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *