SuaraBanyuurip.com – Arifin Jauhari
Bojonegoro – Wakil Bupati Bojonegoro, Jawa Timur, Drs. H. Budi Irawanto, M.Pd terus melakukan Inspeksi mendadak (Sidak) proyek pembangunan. Tak hanya pembangunan yang dilakukan oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Bojonegoro, namun juga pembangunan tingkat desa yang di biayai oleh APBD Kabupaten Bojonegoro. Hal demikian dilakukan lantaran disebut sebagai komitmen dalam menjaga kualitas pembangunan.
“Sidak ke lapangan untuk memastikan mutu dan kualitas, serta proses seluruh kegiatan pembangunan di Kabupaten Bojonegoro. Tak hanya pembangunan tingkat OPD Pemkab Bojonegoro namun tingkat desa juga saya amati. Harapan kami pembangunan ini memberikan yang terbaik untuk masyarakat,” kata Wabup Budi Irawanto kepada SuaraBanyuurip.com, melalui surat elektronik, Senin (20/12/2021).Â
Wabup yang akrab disapa Mas Wawan menambahkan, pasca Sidak beberapa hari yang lalu dimana ditemukan pembangunan yang kurang sesuai. Untuk kali ini pihaknya mendatangi pembangunan pengaspalan jalan di Desa Tumbrasanom, Kecamatan Kedungadem, yang dibiayai dari Bantuan Keuangan Khusus (BKK) kepada Desa APBD Tahun 2021.
Setelah terbukti dalam sidak sebelumnya beberapa waktu lalu ditemukan pembangunan yang tak sesuai harapan. Saat ini, pengaspalan jalan di Desa Tumbrasanom dinilai telah dilaksanakan secara baik.
Mas Wawan mengaku, mendapat informasi dari Kepala Desa (Kades) Tumbrasanom dan Tim Pelaksana (Timlak) bahwa pengerjaan anggaran BKD itu dimenangkan PT SACS dari Kabupaten Jombang.
“Jika pembangunan baik dengan mengedepankan kualitas dan mutu, maka bangunan akan awet dan inilah yang dirasakan oleh masyarakat,” tandasnya.
Menurut Mas Wawan, adanya pembangunan dengan kualitas dan mutu yang tidak bagus, membuat pihaknya meminta kepada APH (aparat penegak hukum) atau yang berwenang untuk segera menindaklanjutinya.
“Jangan sampai pembangunan besar-besaran di Kabupaten Bojonegoro hanya dibangun asal-asalan saja, apalagi akhir tahun banyak proyek mangkrak di tinggal oleh kontraktor. Tentu hal ini yang dirugikan masyarakat Bojonegoro,” ujar Mas Wawan.
Wabup Budi Irawanto juga mengimbau kepada seluruh desa penerima BKK atau BKD yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bojonegoro, supaya melaksanakan proses secara baik, agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan ke depannya.
“Serta hasil pekerjaan dapat dinikmati masyarakat dan bermanfaat secara baik,” imbuhnya.
Sementara itu, Kepala Desa Tumbrasanom, Juminto, menyampaikan terima kasih atas kunjungan Wabup Bojonegoro, karena menjadi semangatnya bersama jajaran dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat di tingkat desa.
“Pembangunan pengaspalan jalan ini, kami sangat mengutamakan kualitas dan mutu. Saat ini pembangunan belum selesai masih dalam proses penyelesaian,” terangnya.
“Kami sangat senang adanya bantuan BKK, dan kami pergunakan untuk melanjutkan program pembangunan jalan aspal. Sehingga berdampak pada ekonomi masyarakat dan kelancaran mobilitas warga,” lanjutnya.
Mas Wawan didampingi jajaran Pemerintah Desa Tumbrasanom kemudian naik sepeda motor mengelilingi pembangunan jalan, dengan sesekali berhenti mengobrol, bercanda dengan warga, bercengkerama di atas bangunan jalan aspal yang baru dikerjakan.(fin)