Peternak Ayam Petelur Wilayah Bojonegoro Barat Sinau Bareng EMCL dan Ademos

24056

SuaraBanyuurip.com – d suko nugroho

Bojonegoro – Operator Lapangan Banyu Urip, Blok Cepu, ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) bersama Asosiasi Untuk Demokrasi dan Kesejahteraan Sosial (Ademos) melaksanakan Temu Peternak Ayam Petelur Wilayah Bojonegoro Barat. Kegiatan yang berlangsung di  Panggon Sinau Bareng Ademos Indonesia, Selasa (21/12/2021) kemarin, itu merupakan tahapan dari program pengembangan ekonomi di Desa Sudu, Kecamatan Gayam,  tahun 2021.

Temu peternak ayam petelur di wilayah Bojonegoro Barat itu diikuti peternak dari Desa Gayam, Sudu dan Katur, Kecamatan Gayam; Desa Kacangan, dan Dolokgede, Kecamatan Tambakrejo; Desa Kaliombo dan Tlatah, Kecamatan Purwosari; Desa Ngambon, Kecamatan Ngambon; Desa Bandungrejo, Kecamatan Ngasem.

Temu ternak juga dihadiri oleh perwakilan EMCL Ali Mahmud,  Kepala Bidang Peternakan dan Perikanan Kabupaten Bojonegoro Elfia Nuraini beserta Tim Penanganan Ayam petelur Dinas Peternakan dan Perikanan, IDFoS, serta Tim Pendamping Ademos.

Dalam pertemuan peternak ayam petelur di Wilayah Bojonegoro Barat ini, para peternak diajak untuk berdiskusi terkait masalah dan kebutuhan peternak ayam petelur. Dilanjutkan dengan sinau bareng terkait pencatatan harian produktivitas ayam petelur yang lebih modern, melalui aplikasi yang lebih efektif dan efisien.

Baca Juga :   KUB Binaan EMCL Produksi Chip Mocaf Perdana

Ketua Ademos, Muhammad Kundori berharap kepada para peternak ayam petelur memiliki forum atau wadah yang mampu menampung diskusi peternakan ayam petelur.

“Kami di Ademos merupakan lembaga dengan basis sinau bareng, jadi tidak ada yang lebih pintar dalam forum diskusi seperti ini. Sharing knowledge akan lebih efektif untuk mendiskusikan hal-hal yang kiranya menjadi persoalan dari para peternak ayam petelur di Bojonegoro Barat,” ujar membuka diskusi.

Kepala Bidang Peternakan dan Perikanan Kabupaten Bojonegoro, Elfia Nuraini mengapresiasi semangat budidaya para peternak ayam petelur di wilayah barat. Menurutnya, pertemuan komunitas seperti ini sangat dibutuhkan utamanya bagi para pelaku usaha budidaya ayam petelur yang perlu konsultasi dan diskusi terkait permasalahan yang kerap dialami.

“Kami dari dinas memfasilitasi bagi para peternak khususnya peternak ayam petelur untuk kebutuhan vaksin, obat-obatan serta konsultasi  kesehatan hewan. Fasilitas tersebut bisa dimanfaatkan oleh para peternak baik di wilayah Bojonegoro timur maupun wilayah Bojonegoro barat,” jelasnya.

Perwakilan EMCL, Ali Mahmud berharap dengan adanya pertemuan peternak ini dapat memberikan manfaat untuk para peternak di Bojonegoro khususnya di Wilayah Bojonegoro Barat.

Baca Juga :   Mengapa Petani Bojonegoro Sulit Sejahtera? Begini Penjelasan Bappeda

“EMCL mendukung apa-apa yang belum ada dari fasilitas yang telah disediakan oleh Dinas Peternakan. Mereka telah memberikan fasilitas dan kebijakan yang mendukung para peternak ayam petelur. Tentu kami akan saling bersinergi, antara Dinas Peternakan dan Perikanan, EMCL, dan Ademos untuk mengupayakan kebutuhan para peternak ayam petelur di Bojonegoro,” jelasnya.

Dalam pertemuan tersebut disepakati membentuk koordinator wilayah (Korwil) Peternakan Ayam Petelur Kawasan Bojonegoro Barat yang dipimpin oleh Aziz Ghozali. Dia merupakan Peternak Ayam Petelur dari Desa Kacangan. Pembentukan korwil ini sebagai langkah awal untuk bergabung dalam Asosiasi Peternak Ayam Petelur Bojonegoro.(suko)


»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *