Target DBH Migas Bojonegoro Tahun 2022 Capai Rp 1,2 Triliun

24178

SuaraBanyuurip.com – Joko Kuncoro

Bojonegoro – Penerimaan dana bagi hasil (DBH) minyak dan gas (migas) di Bojonegoro, Jawa Timur terus meningkat. Target penerimaan DBH migas tahun 2022 ini mencapai Rp 1,2 triliun, atau meningkat semenjak dua tahun terakhir.

Kabid Perimbangan dan PAD Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Bojonegoro Achmad Suryadi mengatakan, naiknya DBH migas tahun ini karena lifting dan harga minyak mentah dunia sudah stabil.

“Sebelumnya pada 2020 lalu turun drastis karena dampak pandemi Covid-19,” katanya, Selasa (11/1/2022).

Sehingga, turunnya minyak mentah dunia itu mempengaruhi target DBH migas. Misalnya, lanjut dia, pada 2020 lalu target yang dipasang hanya Rp 579 miliar karena tidak ada pergerakan ekonomi saat pandemi Covid-19.

Dia mengatakan, mulai 2021 kondisi harga minyak mulai normal sehingga DBH migas ditaget sebesar Rp 1,08 triliun. Sementara, untuk tahun ini targetnya mencapai Rp 1,2 triliun.

“Saat ini kondisi sudah kembali normal,” kata Suryadi kepada suarabanyuurip.com.

Dia menambahkan  DBH migas ini disalurkan hingga triwulan keempat. Yakni pada termin pertama pencairan hingga 50 persen dan termin kedua dan ketika 25 persen.(jk)

Baca Juga :   Disdagkop UM Bojonegoro Tanggapi Kelangkaan LPG 3 Kg

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *