Pengembangan Sumur Baru Migas Pad C Sukowati Masuk Tahap Uji Tanah

24268

SuaraBanyuurip.com -  Joko Kuncoro

Bojonegoro – Proses pengembangan sumur minyak baru di Pad C Sukowati di Desa Banjarsari, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur sudah mencapai tahap pengujian tanah. Proses ini untuk memastikan kondisi kontur tanah di lokasi pengeboran sumur minyak.

“Perkembangan Pad C Sukowati terakhir dilakukan pengujian kontur tanah,” kata Ahmad Setiadi Senior Officer Relations & CID Pertamina EP Cepu Zona 11, Rabu (19/1/2022).

Pengujian tanah ini, lanjut dia, dilakukan untuk pembangunan infrastruktur Pad C Sukowati Banjarsari. Terutama tanah yang digunakan untuk akses menuju lokasi titik pengeboran pengembangan sumur minyak baru.

Sebab, kondisi kontur tanah berpengaruh terhadap pembangunan akses jalan. Misalnya, jika kontur tanah lembek pembangunan jalan akan menggunakan cor atau beton. Karena pengembangan sumur baru Pad C Sukowati Banjarsari ini menggunakan tanah kas desa (TKD).

“Dan begitu sebaliknya, jika tanah keras akan menggunakan aspal. Hal ini untuk mempermudah akses jika produksi pengembangan sumur baru Pad C Sukowati sudah dapat dinikmati,” kata Setiadi.

Dia mengatakan, untuk saat ini persetujuan lingkungan serta administrasi lainnya sudah lengkap. Namun, target produksi pengembangan sumur baru Pad C Sukowati dapat dinikmati 2024 mendatang. Sebab, masih menunggu surat permohonan penetapan titik koordinat pengeboran turun.

Baca Juga :   Pemdes Pelem Belum Ajukan Program CSR PEPC

“Tentu kami berharap proses pengeboran agar bisa cepat. Sebab, untuk mendukung target 1 juta barel,” tambahnya.(

Sesuai skenario awal, pengembangan Pad C Sukowati akan menyedot minyak di bawah Alun-alun dan Pendapa Pemerintah Kabupaten Bojonegoro. Teknisnya dengan cara melakukan pengeboran miring dari Dusun Karang, Desa Banjarsari, sejauh sekitar 1,5 kilometer.

Pipa akan ditanam di bawah Sungai Bengawan Solo dengan kedalaman sekitar 30 meter. Pengeboran pipa berada di kedalaman sekitar 10.000 MD atau bawah tanah.

Sumur Pad C Sukowati berdasarkan studi awal bisa berproduksi 4 ribu hingga 5 ribu barel per hari (bph) dari sembilan sumur. Dengan usia produksi  7 sampai 8 tahun.(jk)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *