Berharap Proyek Migas Kolibri Beri Multiplier Effect Bagi Masyarakat

25343

SuaraBanyuurip.com – Sami’an Sasongko

Bojonegoro – Keberadaan ladang minyak dan gas bumi (Migas) Kolibri yang berpusat di Kecamatan Ngambon, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, diharapkan dapat memberikan Multiplier Effect (efek ganda) bagi warga masyarakat sekitar, dan jangan malah sebaliknya. Utamanya warga desa ring satu (dekat lokasi) Migas Kolibri.

Hal itu diungkapkan Kepala Desa (Kades) Ngambon, Yuli Triyono, kepada SuaraBanyuurip.com, Minggu (05/06/2022) kemarin usai membongkar Tugu Ngambon.

Ia berharap, kontraktor yang terlibat di proyek migas kolibri memprioritaskan warga sebagai pekerja sesuai keahlian masing-masing. Utamanya para warga pemilik lahan yang sudah merelakan tanahnya dibebaskan untuk kepentingan proyek migas kolibri.

Selain itu juga dapat memberikan dampak positif bagi perkembangan pembangunan desa sekitar. Baik dibidang pembangunan infrastruktur maupun bidang usaha lain yang dapat meningkatkan perekonomian warga.

“Perusahaan bisa mengadakan pelatihan bagi pemuda Ngambon. Salain pelatihan tentang migas juga pelatihan dibidang usaha. Tujuannya, agar mereka memiliki keahlihan sehingga dapat dipekerjakan di proyek migas manapun, dan membuka usaha mandiri setelah proyek migas selesai,” ujarnya.

Baca Juga :   EPC-1 Peringati 15 juta Jam Kerja Aman

Kades ring satu Migas Kolibri ini menambahkan, operator maupun kontraktornya dapat menggandeng para pengusaha lokal di Desa Ngambon maupun sekitar lokasi.

“Dengan begitu maka proyek migas yang berlangsung bisa meningkatkan kesejahteraan warga,” pungkasnya.(sam)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *