Suarabanyuurip.com – Joko Kuncoro
Bojonegoro – Atlet catur cilik Kabupaten Bojonegoro berhasil menyabet dua medali perunggu dalam ajang Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Jatim catur tahun 2022. Kejurprov itu digelar di GOR Joyoboyo Kediri
Tim catur Kabupaten Bojonegoro berhasil meraih dua medali perunggu dalam ajang kejuaraan Provinsi (Kejurprov) catur tahun 2022 tanggal 2 sampai dengan 4 Septrember di GOR Joyoboyo Kediri
Ketua persatuan catur Indonesia (Percasi) Bojonegoro Tonny Ade Irawan mengatakan, Percasi Bojonegoro mengirimkan sebanyak 12 atlet catur. Mereka terdiri dari tiga pecatur putri dan sembilan pecatur putra tampil.
“Salah satunya adalah Rebita Khoiri Salma yang di Kejurprov sebelumnya meraih medali emas. Mereka tampil luar biasa dan mayoritas pada hasil akhir berada di peringkat sepuluh besar,” katanya, Minggu (4/9/2022).
Dia menuturkan terdapat dua pecatur cilik yang memulai debutnya diajang resmi ini yakni M. Ilyas dan M. Abyan Al Farizi. Hasilya sampai dengan babak tujuh atau akhir M. Ilyas berhasil menduduki peringkat tiga danm meraih medali perunggu.
Pecatur cilik asal Kecamatan Padangan ini meraih poin total 5,5 dari tujuh kali main dengan lima kali menang dan satu kali remis. “Ilyas ini baru ikut Kejurprov tahun ini dan bertanding di kelompok Junior Putra G,” tuturnya.
Dia mengatakan, M. Ilyas yang tahun ini baru memasuki kelas 1 SD ini hanya mengalami satu kali kekalahan dari tujuh kali babak. Ilyas, lanjut dia, kalah oleh pecatur asal Kabupaten Tulungagung Abid Muhammad Izyan pada babak lima.
“Dan Abid ini meraih posisi satu di kelompok PJunior Putra G,” jelasnya
Medali perunggu lainnya, lanjut Tonny, diraih oleh Revita Khoirisalma yang tahun ini bertanding di kelompok Junior putri C. Dari total tujuh babak tambah Tonny Revita meraih poin 5,5 dari hasil lima kali memang dan satu kali resmi.
“Bagi Percasi Bojonegoro hasil ini memenuhi harapan kami target meraih medali,” tegasnya
Di pertandingan babak tujuh akhir siang kemarin Revita siswa SMA Negeri Sumberrejo ini berhasil mengalahkan Afrida Aura Zauniar pecatur tuan rumah kediri. Dan dari tujuh babak tersbeut Revita hanya sekali kalah dari pecatur asal Surabaya Sakwa Nadia Maharani.
“Lawan revita yaitu salwa akhirnya tampil sebagai juara,” katanya.(jk)





