DPRD Sayangkan 14 Paket Proyek di Bojonegoro Gagal Lelang

Kalangan DPRD Bojonegoro menyayangkan 14 paket proyek gagal lelang.

Suarabanyuurip.com – Joko Kuncoro

Bojonegoro – Sebanyak 14 paket proyek di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur gagal lelang. Akibatnya, realisasi pengadaan maupun pekerjaan fisik harus retender atau tender ulang pada tahun depan.

Kabag Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah kabupaten (Pemkab) Bojonegoro Siswoyo mengatakan, ada 14 paket proyek strategis di Bojonegoro gagal lelang. Pagu anggarannya mencapai Rp 25 miliar.

“Akibatnya, organisasi perangkat daerah (OPD) harus mengajukan retender karena pengadaan maupun pekerjaan fisik tidak bisa terealisasi tahun ini,” katanya, Senin (21/11/2022).

Dia mengatakan, ada 335 paket proyek jasa konstruksi Bojonegoro dengan total pagu Rp 1,115 triliun yang harusnya dikerjakan di tahun 2022. Namun, dari jumlah tersebut 321 paket proyek sudah selesai dikerjakan, sisanya ada 14 paket proyek strategis gagal lelang.

Beberapa paket yang gagal tender merupakan proyek strategis di tahun anggaran 2022 ini. Diantaranya, kata dia, program pembangunan Pendopo Malowopati Bojonegoro, trotoar, Gedung KONI, gedung sekolah, jembatan hingga proyek pembangunan tembok penahan tanah.

Baca Juga :   Raperda PPA di Bojonegoro Harus Melindungi Janda

Sementara itu, anggota Komisi B DPRD Bojonegoro Lasuri menyayangkan adanya 14 paket proyek strategis di Bojonegoro yang gagal tender. Sebab, yang dirugikan adalah masyarakat apalagi ada gedung sekolah harusnya dibangun tahun ini.

“Jika paket proyek gagal tender tentu perencanaan dari eksekutif dipastikan kurang matang,” katanya.(jk)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *