SKK Migas Targetkan 11 Proyek Hulu Migas Onstream 2023

Deputi Eksplorasi SKK Migas, Wahju Wibowo (tengah) saat konferensi pers di Jakarta secara daring.

Suarabanyuurip.com – Arifin Jauhari

Jakarta – Deputi Eksploitasi Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas), Wahju Wibowo menyampaikan bahwa SKK Migas menargetkan 11 proyek hulu migas untuk onstream di tahun 2023.

Wahju Wibowo berharap, dari 11 proyek-proyek itu diperkirakan akan dapat menambah kapasitas produksi minyak sebesar 19.077 Barrel Oil per Day (BOPD) dan gas sebesar 454 Billion Standard Cubic Feet per Day (MMSCFD).

“Sebagian besar proyek tersebut akan Onstream pada Q3 dan Q4 tahun 2023 dengan capex (capital expenditure) sebesar US$ 709,2 juta atau setara Rp10,64 triliun,” kata Wahju Wibowo dalam konferensi pers di Jakarta dikutip SuaraBanyuurip.com secara daring, Rabu (19/07/2023).

Dia menyebutkan, mengenai proyek yang sudah onstream di Premier Oil, yaitu proyek yang di GBFCP. Kemudian ada pula proyek yang saat ini sedang dalam proses decommissioning untuk LTRO yang ada di Medco Grissik dan di MAC dalam proses finalisasi yang diharapkan pada bulan ini juga bisa onstream.

Baca Juga :   SKK Migas Sebut ExxonMobil Akan Kembangkan Lapangan Migas Alas Tua dan Cendana

Dicontohkan pula proyek besar yang direncanakan onstream pada kuartal IV 2023, yaitu proyek Forel Bronang. Proyek ini dioperatori oleh Medco Natuna yang akan menghasilkan 10.000 barel minyak per hari (BOPD) dan 43 juta standar kaki kubik per hari (MMSCFD).

“Yang terbesar yang perlu saya highlight, yaitu Medco yang nanti dari proyek Forel akan menghasilkan 10.000 BOPD di kuartal IV, semoga masih bisa kami produksikan di tahun ini,” ujar Wahju.

Sementara terkait dengan Proyek Strategis Nasional Hulu Migas 2023 Wahju menyampaikan proyek ‘Tangguh Train 3’ diagendakan bakal first drop Liquified Natural Gas atau LNG sebelum tanggal 17 Agustus 2023.

Sedangkan perihal proyek Indonesia Deepwater Development (IDD) untuk pengalihan Participating Interest (PI) rencana selesai Juli 2023 dan onstream pada tahun 2027.

“Untuk Abadi Masela pengalihan Participating Interest diharapkan rampung bulan Juli 2023 dengan target onstream tahun 2029,” ucapnya.(fin)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *