Perusahaan Migas Asal Spanyol Mundur dari WK Andaman III

Wakil Kepala SKK Migas, Nanang Abdul Manaf (kanan) bersama Kepala SKK Migas, Dwi Soetjipto (kiri) dalam konferensi pers.

Suarabanyuurip.com – Arifin Jauhari

Jakarta – Perusahaan minyak dan gas bumi (migas) asal Spanyol dikabarkan mundur dari wilayah Kerja (WK) Andaman III. Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) menyatakan, Repsol telah mengajukan pengembalian blok tersebut pada bulan Juni lalu.

“Terkait Andaman III, Repsol bulan Juni yang lalu sudah mengajukan untuk mengembalikan blok, kita sebut sebagai total relinquishment, KKP-nya, komitmen pastinya sudah deliver dengan pengeboran satu sumur Rencong eksplorasi,” kata Wakil Kepala SKK Migas, Nanang Abdul Manaf di Jakarta yang diikuti SuaraBanyuurip.com secara daring, Rabu (26/07/2023).

Nanang menyebut, hal itu akibat kegagalan secara target, karena yang ditargetkan sebetulnya adalah formasi yang lebih tua. Dengan adanya pengembalian tersebut maka Blok Andaman III statusnya akan menjadi wilayah terbuka atau open area. Sehingga dia katakan wilayah ini akan ditawarkan kembali.

“Proses pengembalian ini tentunya akan menjadi status open area. Nah open area ini pasti akan ditawarkan,” ujarnya.

Baca Juga :   Sekda Tuban Instruksikan PDAT Merapat ke Pemprov

Nanang menambahkan, beberapa kandidat sebenarnya ingin masuk. Apalagi, setelah adanya penemuan cadangan minyak di sumur Timpan.

“Karena Andaman pasca discovery-nya Timpan 1 ini sudah game changer, play opener istilahnya, yang dulunya sangat frontier tidak pernah terbayang akan ada penemuan tiba-tiba dengan prospek Timpan menjadi discovery akan ditindaklanjuti,” tambahnya.(fin)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *