SuaraBanyuurip.com – Joko Kuncoro
Bojonegoro – Bulan Muharram merupakan hari lebaran anak yatim dan dhuafa bagi umat muslim di Indonesia. Para pemuda yang tergabung di Sanggar Amreta Tisna Aksara Desa Buntalan, Kecamatan Temayang, Kabupaten Bojonegoro bersinergi dengan mahasiswa (KKN) Unugiri Bojonegoro memberi santunan yatim dan dhuafa.
Koordintor Sanggar Amreta Tisna Aksara Aldin Nur Rokhim mengatakan, santunan ini bertujuan untuk memberikan senyum serta semangat kepada anak yatim dan kaum duafa.
“Santunan yatim dan dhuafa sendiri sudah rutin dilaksankan 3 bulan sekali. Namun, kali ini diadakan bertetapan dengan malam 10 Muharram 1445 Hijriyah,” katanya, Jumat (28/7/2023).
Sementara itu, Ketua KKN Kelompok 48 Unugiri, A’yun Istufo menyampaikan, menanamkan nilai berbagi dan memuliakan anak yatim dan dhuafa itu sangat mulia. Selain mengabdi dan belajar pada masyarakat Desa Buntalan juga belajar peduli antar sesama serta menjalin sinergitas pada semua pihak.
“Momen bulan Muharram ini, kami bersinergi dengan anak-anak muda yang tergabung di Sanggar Amreta Tisna Aksara untuk berdoa dan berbagi sedikit rezeki pada anak-anak yatim dan dhuafa,” katanya.
Dia menjelaskan, kemuliaan bulan Muharram perlu dirasakan oleh seluruh masyarakat, khususnya umat Islam. Dengan santunan ini diharapkan bisa memberikan rasa kebahagiaan bersama.
“Kedepan, sinergi ini bisa berlanjut dan kami berterima kasih pada semua pihak yang sudah membantu mensukseskan kegiatan ini,” katanya.(jk)





