Pertamina Gelar Coaching Clinic AJP 2023 Secara Virtual

Salah satu narasumber Coaching Clinic AJP 2023, Maman Suherman.

SuaraBanyuurip.com – Arifin Jauhari

Bojonegoro – Pertamina kembali menggelar Anugerah Jurnalistik Pertamina (AJP) Tahun 2023. Perhelatan kali ini mengambil tema “Energizing The Nation”. Untuk itu, Pertamina melangsungkan coaching clinic atau proses bimbingan singkat kepada para jurnalis secara virtual, Selasa (22/08/2023).

Manager Media Communication (Medcom) Pertamina, Roberth MV Dumatubun, membuka kegiatan itu dengan ucapan terima kasih atas kehadiran sebanyak 350 jurnalis se Indonesia dan kepada para narasumber dalam pertemuaan zoom.

Coaching Clinic ini dia katakan menghadirkan narasumber yang nantinya juga akan menjadi juri AJP 2023. Yaitu Endah Saptorini dan Maman Suherman. Para juri adalah orang yang profesional dan sangat ahli dibidangnya. Sehingga sangat berkompeten dalam membagikan tips dan trik mengenai bagaimana juri memberikan penilaian terhadap karya peserta.

“AJP ini menjadi sebuah kebanggaan terutama bagi kami tentunya di medcom. Karena menjadi ajang satu-satunya secara nasional dimana Pertamina memberikan apresiasi dan kesempatan kepada jurnalis se Indonesia, tidak saja melakukan liputan untuk pemberitaan. Tetapi juga menulis, editing video, foto, dan sebagainya. Tujuannya demi mendorong semakin meningkatnya kualitas jurnalis,” katanya diikuti SuaraBanyuurip.com secara daring.

Baca Juga :   Gubernur Khofifah Ajak Masyarakat Gunakan Hak Pilih
Manager Medcom Pertamina, Roberth MV Dumatubun.

Sementara para peserta mendapat paparan materi broadcasting dari Endah Saptorini, seorang narsumber berlatar bekalang akademisi dan jurnalis senior. Dia menyampaikan, bahwa setiap orang memiliki cerita atau “everyvody has a story”. Maka penting sekali untuk mendengar suara masyarakat.

“Berikan ruang masyarakat dalam karya anda, lakukanlah riset, jangan hanya wawancara dengan pejabat. Berpikirlah kreatif. Karya jurnalistik harus berkualitas, baik untuk lomba maupun tidak,” ujarnya.

Sedangkan jurnalis kawakan dan penulis beken, Maman Suherman, memberikan materi tentang penulisan artikel. Menurut dia, dalam sebuah penulisan, harus melihat berbagai hal secara holistik atau menyeluruh. Mulai dari prinsip 5W+1H+S (S adalah singkatan dari So What?), Kode Etik Jurnalistik, dan sembilan elemen jurnalisme.

“Termasuk delapan ukuran dan fungsi penting jurnalisme. Selain itu harus memperhatikan akurasi berita. Teliti, lakukan verifikasi, dan konfirmasi,” bebernya.

Dalam agenda ini, para peserta mendapat pengarahan mengenai persyaratan dan bermacam ketentuan dalam AJP. Berupa ketentuan umum dan ketentuan pengiriman karya. Serta pemahaman tentang pembagian teritori wilayah AJP.(fin)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *