Warga Gayam Rayakan Agustusan Bersama Bule

MERIAH : Asset Manager EMCL, Mr.Teddie Brinkley, (kelompok kiri posisi paling depan), saat permainan himpit balon dalam perayaan Agustusan di Gayam.

SuaraBanyuurip.com – Arifin Jauhari

Bojonegoro – Perayaan hari kemerdekaan bangsa Indonesia yang jatuh setiap bulan Agustus selalu meriah dalam setiap tahunnya. Tahun ini terdapat pemandangan berbeda dari biasanya perayaan Agustusan di sekitar ladang minyak Banyu Urip, Blok Cepu. Pasalnya, ada bule ikut serta berbaur mengikuti acara bersama warga masyarakat di Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Kamis (24/08/2023).

Perayaan Agustusan yang dihelat di halaman Kecamatan Gayam ini diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai macam latar belakang. Mulai dari para ibu anggota penggerak PKK, anggota Forkopimca Gayam, para pendidik pada satuan pendidikan di Kecamatan Gayam, jajaran karyawan operator lapangan minyak Banyu Urip, dan para tokoh masyarakat setempat.

Beragam permainan digelar, baik yang dapat diikuti secara perseorangan maupun berbentuk kerja sama tim. Yakni permainan memasukkan pulpen ke dalam botol, berjalan secara kelompok dengan menghimpit balon, memecahkan air yang digantung dengan mata tertutup, dan memikul tampah di atas kepala.

Diantara para peserta, adalah Mr. Teddie Brinkley, bule yang menjabat Asset Manager di ExxonMobil Cepu Limited (EMCL). Pria yang akrab disapa Pak Teddie ini terlihat tanpa canggung turut serta mengikuti segala permainan. Bahkan tim Teddie menjadi yang paling cepat dalam perminan memasukkan pulpen ke dalam botol melalui kekompakan tim.

Baca Juga :   Tempat Isolasi Tak Layak, Bisa Perparah Pasien Corona
TERCEPAT : Teddie Brinkley (kiri) saat permainan memasukkan pulpen ke dalam botol.

Meski beberapa kali harus dibantu sulih bahasa instruksi dari Bahasa Indonesia ke dalam Bahasa Inggris, Teddie sangat lancar menyelesaikan permainan. Dari ekspresi yang ditampakkan oleh bahasa tubuh dia, Teddie terlihat menikmati alur permainan yang diarahkan panitia.

“Pak Teddie memiliki pemahaman yang baik perihal budaya kita. Oleh karena itu beliau antusias mengikuti perayaan Agustusan yang kita selenggarakan. Kebetulan, karena wilayah kerja EMCL adalah di Gayam, kami sering berinteraksi dengan mereka,” beber Camat Gayam, Palupi Hadi Pratih Dewanti kepada SuaraBanyuurip.com.

Menurut Palupi, karena gelaran perayaan gagasan Kecamatan Gayam ini melibatkan pula berbagi elemen, yang mana salah satunya ialah jajaran Manajemen EMCL, membuat beberapa jenis permainan tidak seluruhnya diselenggarakan. Pun secara durasi tidak bisa dalam waktu panjang.

“Jadi selain tidak bisa sehari penuh, tapi tahun ini lebih heboh dibanding tahun kemarin. Selain itu kami sangat memperhatikan unsur keselamatan para peserta ‘fun game’, sehingga kami pilih mana-mana saja permainan yang paling aman,” ungkap perempuan yang baru beberapa bulan menjabat di Kecamatan Gayam.

Baca Juga :   Semarakkan Hari Kemerdekaan, Kartar Gayam Kibarkan 1.000 Bendera Merah Putih

Sementara salah satu peserta dari Desa Gayam, Puji mengaku, terkesan dan merupakan keseruan tersendiri ada bule yang terlihat sangat berminat mengikuti agenda berbagi lomba. Karena di Desa Gayam jarang sekali bisa bertemu bule atau warga negara asing berkulit putih.

“Seru sekali, apalagi kegiatan perayaan 17 Agustus ini merupakan hal penting dilakukan untuk  mengenang jasa para pahlawan. Kalau orang bule saja semangat, tentu kita harus lebih semangat lagi,” ucapnya.

Pada kesempatan yang sama EMCL  juga menyerahkan bantuan alat kesehatan untuk 12 desa di kecamatan Gayam. Alat kesehatan tersebut berupa Tabung oksigen dan regulator, serenity fetal doopler, manset anak (ABN), timbangan bayi (KENKO), timbangan dewasa, thermometer suhu badan, thermometer suhu ruangan, pengukur panjang bayi, pengukur tinggi badan, tensimeter (one med) serta stelisisator.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada EMCL yang telah membantu sarana penunjang alat kesehatan untuk posyandu di wilayah Puskesmas Kecamatan Gayam. Semoga dapat dimanfaatkan untuk kegiatan  pemantauan pertumbuhan status kesehatan dan status gizinya balita di desa,” ujar Kepala Puskesmas Gayam, dr. Mahmud.(fin)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *