Diduga Mobil Dinas Pemkab Bojonegoro Seruduk Rumah Warga

Mobil dinas Pemkab Bojonegoro
LAKA LANTAS : Toyota Innova warna hitam diduga mobil dinas Pemkab Bojonegoro yang dikemudikan SKM seruduk rumah warga Desa Sendangharjo, Kecamatan Ngasem, Kebupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Sabtu (09/09).

SuaraBanyuurip.com – Arifin Jauhari

Bojonegoro – Satu unit kendaraan diduga mobil dinas milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, seruduk rumah warga Desa Sendangharjo, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Sabtu (09/09/2023).

Kejadian kecelakaan (laka) lalu lintas tunggal di wilayah Hukum Polres Bojonegoro ini ditengarai pengemudi lepas kendali. Akibatnya kendaraan Toyota Innova warna hitam No. Polisi S 1289 AP yang dikemudikan oleh seorang PNS inisial SKM (53) menyeruduk rumah warga.

Toyota Innova
Toyota Innova warna hitam yang dikemudikan SKM saat seruduk rumah warga Desa Sendangharjo, Kecamatan Ngasem.

Kendaran roda empat yang dikemudikan kepala dinas di salah satu OPD Kabupaten Bojonegoro ini menubruk dinding rumah milik DL (40), warga Desa Sendangharjo, Kecamatan Ngasem yang kesehariannya bermatapencaharian sebagai petani.

“Kejadiannya sekitar pukul 16.30 Wib,” kata Kepala Seksi (Kasi) Humas Polres Bojonegoro, Iptu Supriyanto, membenarkan saat dikonfirmasi SuaraBanyuurip.com.

Evakuasi Toyota Innova
Mobil Toyota Innova Nomor Polisi S-1289-AP diduga milik Pemkab Bojonegoro saat dievakuasi, Sabtu (09/09).

Kronologinya, kata perwira polisi ramah ini, semula kendaraan Toyota Innova Nomor Polisi S-1289-AP yang dikemudikan oleh SKM asal Desa Mejuwet, Kecamatan Sumberrejo, berjalan dari arah timur ke barat. Sesampai di Tempat Kejadian Perkara (TKP), mobil yang ditumpangi oleh SI (45), petani asal Desa Sumodikaran, Kecamatan Dander, ini tidak terkendali.

Baca Juga :   Nenek dan Balita 5 Tahun Tewas Diduga Terlindas Truk Molen Surya Bengawan Sakti

Kondisi jalan di TKP yang menurun ditambah pengemudi disinyalir kurang konsentrasi membuat kendaraan oleng ke kiri dan masuk ke halaman teras rumah milik DL (40), seorang petani desa yang masih satu radius dengan obyek wisata Kayangan Api.

“Akibat kejadian tersebut kendaraan mengalami kerusakan material, sedangkan pengemudi dan penumpang tidak mengalami luka luka,” beber Iptu Supriyanto.(fin)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Google News SUARA BANYUURIP
» dan Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *