Gus Huda Serukan Rakyat Indonesia Bantu Bangsa Palestina

Pengasuh Ponpes Al-Rosyid, K.H. Alamul Huda Masyhur.

SuaraBanyuurip.com – Arifin Jauhari

Bojonegoro – Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Al Rosyid, Ngumpak Dalem, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, K.H. Alamul Huda Masyhur menyeru kepada seluruh rakyat Indonesia agar sebisa mungkin membantu Bangsa Palestina.

Kyai yang terkenal sebagai tokoh kerukunan antar umat beragama ini mencetuskan seruan tersebut, mengingat jejak sejarah kemerdekaan Bangsa Indonesia tidak lepas dari dukungan Bangsa Palestina.

“Ingat, Palestina adalah bangsa yang pertama kali mengakui kemerdekaan Bangsa Indonesia,” kata Gus Huda, demikian dia karib disapa kepada SuaraBanyuurip.com usai menjadi Khotib dan Imam Sholat di Masjid Asma’ul Husna, Jumat (03/11/2023).

Oleh sebab itu, menurut Gus Huda, sikap Bangsa Indonesia sangat jelas. Apabila mengacu pada pernyataan Presiden Joko Widodo ada dua hal, yakni mendukung kemerdekaan Palestina dan menolak penjajahan yang dilakukan oleh Israel terhadap Bangsa Palestina.

“Maka, ini menjadi momentum untuk mewujudkan Ukhuwah Islamiyah, seluruh umat muslim harus tersentuh, khususnya Bangsa Indonesia, sebisa mungkin harus membantu Palestina,” ujarnya.

Selain itu karena kemerdekaan adalah hak segala bangsa dan penjajahan harus dihapuskan, sekuatnya Bangsa Indonesia harus membela Palestina. Jika tidak mungkin melakukan pembelaan secara militer, minimal membela secara kemanusiaan.

Baca Juga :   Gus Huda : Santri Al Rosyid Tak Boleh Lupa Siapa Dirinya dan Siapa Kyainya

Dicontohkan, telah terkumpul dana sebesar Rp29 miliar melalui Palang Merah Indonesia (PMI) bekerja sama dengan Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia untuk dikirim ke Palestina. Diharapkan itu akan terus mengalir menuju ke Gaza, tempat di mana konflik terjadi antara pejuang Palestina Hamas melawan Israel.

Kyai kharismatik ini juga mengecam perlakuan Israel terhadap warga di Palestina sebagai kebiadaban Israel bermadzab zionis. Sebab yang menjadi korban sebetulnya tidak hanya umat muslim yang ada di jalur Gaza. Tetapi juga menimpa umat agama lain di tempat yang sama.

“Bahkan yang lebih tragis, Rumah Sakit Baptist yang Kristen aja hancur, jasad korban banyak yang tercerai berai, yang mana kebanyakan korban berasal dari perempuan dan anak-anak,” ungkapnya.

Maka, tak cukup hanya dengan memberikan bantuan kemanusiaan, umat muslim di Indonesia, termasuk yang bermukim di Bojonegoro, hendaknya melakukan upaya doa.

“Bisa pula membantu dengan doa, sholat ghoib, qunut nazilah dan sebagainya,” tandas Gus Huda.(fin)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Baca Juga :   Puluhan Jurnalis Tewas di Gaza, Pakar Stikosa AWS : Dunia Gagal Melindungi Jurnalis di Kawasan Konflik

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 Komentar

  1. Nuwun Sewu kyai… Jaman modern kayak gini cari referensi ki mudah kok komentarnya kurang akurat. Negara pertama yg mengakui kemerdekaan RI itu Mesir kyai, Palestina wae baru deklarasi kemerdekaan tahun 1988…. pye to kiii. Ndukung Yo ndukung tapi yo sing akurat komentar nya