SKK Migas Apresiasi Program Penghijauan dan Sosialisasi Zona Keamanan FSO Gagak Rimang

Tanam Mangrove.
PEDULI LINGKUNGAN : SKK Migas Jabanusa bersam EMCL, Forpimcam, nelayan dan unsur terkait melakukan penanaman mangrove KSOP Kelas III Tanjung Pakis Desa Sedayulawas, Kecamatan Brondong, Kabupaten Lamongan, Selasa (14/11/2023).

SuaraBanyuurip.com – Edi Supraeko

Lamongan – SKK Migas Jabanusa mengapresiasi program penghijauan dan keselamatan nelayan yang dilaksanakan operator lapangan Banyu Urip, Blok Cepu, ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) di pesisir Tuban dan Lamongan, Jawa Timur.

“Ini adalah komitmen kita bersama untuk menjaga keselamatan nelayan agar ojo parek parek FSO Gagak Rimang, serta tetap menjaga kelestarian alam dengan menanam mangrove,” ungkap Dimas Pear dari perwakilan SKK Migas Jabanusa, saat menghadiri acara sosialisasi zona keamanan – keselamatan FSO Gagak Rimang dan tanam mangrove di KSOP Kelas III Tanjung Pakis Desa Sedayulawas, Kecamatan Brondong, Kabupaten Lamongan, Selasa (14/11/2023).

Menurutnya, program yang dilaksanakan ini sebagai bentuk kolaborasi semua pihak, terutama para nelayan dalam mendukung keberhasilan produksi minyak di Blok Cepu.

“Untuk itu mari kita jaga kelestarian laut dengan tanam mangruv dan tetap jaga keselamatan dengan ojo parek parek FSO Gagak Rimang,” tegasnya.

SKK Migas.
Perwakilan SKK Migas Jabanusa Dimas Pear menyampaikan pentingnya berkolaborasi menjaga keselamatan FSO Gagak Rimang untuk mendukung produksi minyak Blok Cepu.

Sementara itu External Affairs Manager PGA EMCL, Beta Wicaksono, menegaskan pentingnya para nelayan untuk tidak mendekat FSO Gagak Rimang.

Baca Juga :   EMCL Ajak Nelayan Jaga Keselamatan FSO Gagak Rimang dan Tanam Mangrove

“Ojo parek parek, ojo parek parek dan ojo parek parek. Ini semua untuk menjaga keselamatan kita bersama, baik para pekerja di FSO Gagak Rimang maupun para nelayan,” ujarnya.

Selain terus mengkampanyekan keselamatan bersama, EMCL juga melakukan program penanaman mangrove di kawasan pesisir Tuban dan Lamongan.

Tahun 2023 ini EMCL bersama rukun nelayan Desa Sedayulawas, Kecamatan Brondong, Kabupaten Lamongan telah menanam mangrove sebanyak 14 ribu lebih.

“Mari kita jaga kelestarian laut dengan menanam mangrove agar nanti panen oksigen,” ujar M Fauzi Ketua Rukun Nelayan desa Sedayulawas.

Dalam kesempatan yang sama juga dilakukan penanaman mangrove yang diikuti seluruh tamu undangan yang hadir. Diantaranya SKK Migas Jabanusa, EMCL, Lantamal V Surabaya, Polairut, Dinas Perhubungan, Dinas Perikanan DLH Lamongan, KSOP Kelas III Tanjung Pakis, Forpimcam Brondong, Pemdes Sedayulawas, HNSI Lamongan, Rukun Nelayan Sedayulawas, Brengkok, Paciran, Lohgung, Labuhan, Lima 2B dan PIB. (edi)

» Klik berita lainnya di Google News SUARA BANYUURIP

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *