Tak Bisa Renang Tewas Saat Mandi di Sungai 

Seorang pelajar Kanang Fahrul Aprilianto ditemukan meninggal di sungai Dusun Tanjang, Desa Pulogede, Kecamatan Tambakboyo, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Kamis (30/11/2023) malam.

SuaraBanyuurip.com – Paijan Sukmadikrama

Tuban – Seorang pelajar asal Desa Margosuko, Kecamatan Bancar, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Kanang Fahrul Aprilianto (17), ditemukan tewas setelah mandi di dam sungai di Dusun Tanjang, Desa Pulogede, Tambakboyo, Kamis (30/11/2023) malam.

Diduga kuat pelajar Kelas 11 salah satu sekolah tingkat SMA itu tak bisa berenang. Akibatnya ia tenggelam ketika berenang bersama kawan sedesanya Sahrul Romadhoni (17).

Jasad putra dari pasangan suami istri, Darsono dan Anis Budiati, itu ditemukan sekira pukul 19.25, setelah dicari oleh tim dari BPBD Tuban, dan jajaran Polsek Tambakboyo sejak pukul 15.00. Lokasi ditemukannya pun di lokasi dam sungai tersebut.

Diperoleh informasi pada hari Kamis siang sekitar jam 14.30, Kanang bersama Sahrul mandi di sungai Desa Pulogede. Kedua anak muda itu awalnya berenang di pinggir dam sungai yang dangkal, namun setelah itu mencoba ke tengah hingga Kanang langsung tenggelam.

Melihat karibnya tak muncul ke permukaan, Sahrul mencoba mencarinya ke dasar dam. Ia pun lantas berteriak-teriak meminta pertolongan. Warga setempat yang mengetahuinya, langsung berdatangan ke lokasi tenggelamnya pemuda tersebut.

Baca Juga :   Komisi B Sebut Managemen BPR Tidak Sehat

Sebagian lainnya menginformasikan kejadian tersebut kepada keluarga korban. Termasuk pula melaporkan peristiwa itu ke markas Polsek Tambakboyo. Tak lama berselang petugas dari Polsek dan BPBD Tuban mendatangi tempat kejadian peristiwa (TKP).

Upaya pencarian dilakukan dengan menyisir dam sungai yang terkadang dipakai mandi itu. Sekitar pukul 19.25, tubuh anak muda malang itu ditemukan dalam keadaan tak bernyawa.

Kasat Reskrim Polres Tuban, Iptu Rianto, menyatakan, berdasarkan keterangan pihak medis tidak ditemukan adanya bekas penganiayaan, ataupun kekerasan lainnya di tubuh korban.

“Sesuai keterangan keluarganya, korban tidak bisa berenang, dan tidak mempunyai riwayat penyakit,” kata Rianto. (pay)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *