SuaraBanyuurip.com – Kelompok 24 Kuliah Kerja Nyata Tematik Kolaboratif (KKN-TK) Universitas Bojonegoro (Unigoro), Jawa Timur mengadakan pelatihan pembuatan briket dari limbah batang tembakau kepada pemuda Desa Betet, Kecamatan Kepohbaru.
Dalam sosialisasi ini mahasiswa KKN mengundang M. Azharudin Najib sebagai narasumber untuk memaparkan materi pengolahan limbah menjadi arang briket. Kegiatan ini berlangsung mulai pukul 19.00 – 20.30 WIB dan dihadiri oleh karang taruna Desa Betet.
M. Azharudin Najib, COO Muda Jaya Charcoal menjelaskan bahwa briket dapat menjadi peluang membangun sebuah usaha dengan memanfaatkan beberapa jenis limbah.
“Briket arang dapat dibuat dari berbagai macam bahan seperti batang tembakau, sekam padi, kayu, serbuk gergaji, bongkol jagung, dan tempurung kelapa,” terangnya di hadapan karang taruna.
Selain pemaparan materi ,kelompok 24 KKN juga melakukan demonstrasi, memperlihatkan beberapa step pengolahan briket. Setelah itu, dilanjutkan penyerahan hibah berupa peralatan yang mendukung proses pembuatan briket.
Ilham, Ketua Kelompok 24 KKN menyampaikan dipilihnya pelatihan briket dari limbah akar pohon tembakau ini karena Betet ini merupakan salah satu desa penghasil tembakau di Kabupaten Bojonegoro. Sehingga banyak limbah yang mudah didapat untuk dijadikan briket.
“Kami berharap ini dapat diterapkan dan menjadi peluang usaha baru di Desa Betet,” terangnya.(red)





