Mahasiswa KKN Unigoro Kelompok 04 Latih Budidaya Maggot Warga Jelu

KKN Unigoro.
Kelompok 04 KKN TK Unigoro foto bersama usai sosialisasi budidaya Maggot di Desa Jelu, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro.

SuaraBanyuurip.com – Budidaya maggot sebagai sumber pupuk organik dan pakan ternak menjadi pilihan kelompok 04 KKN Tematik Kolaboratif Universitas Bojonegoro (Unigoro) untuk dilaksanakan di Desa Jelu, Kecamatan Ngasem. Program ini dipilih karena masyarakat Desa Jelu mayoritas sebagai petani dan memiliki ternak.

Untuk mendukung itu, Kelompok 04 KKN TK Unigoro memberikan pelatihan budidaya maggot. Pelatihan diikuti oleh kelompok tani, kelompok ternak dan karang taruna Desa Jelu.

Ketua Kelompok 04 KKN TK Unigoro, Alvian Nur Rohmat menjelaskan, dipilihnya program budidaya maggot ini sebagai solusi untuk mengatasi permasalahan sampah rumah tangga di Desa Jelu agar mudah teruarai.

“Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan dan mengembangkan potensi maggot sebagai sumber pupuk organik dan pakan ternak yang berkelanjutan bagi masyarakat Jelu,” ujarnya.

KKN Unigoro.
Sosialisasi budidaya maggot di Balai Desa Jelu yang dilaksanakan mahasiswa KKN Unigoro.

Maggot, lanjut Nur Rohmat, merupakan larva dari lalat Black Soldier Fly (Hermetia illucens), telah dikenal memiliki berbagai manfaat dalam bidang pertanian dan peternakan. Selain dapat mengurai sampah organik dengan cepat, maggot juga kaya akan protein dan nutrisi lainnya yang sangat baik untuk pakan ternak.

Baca Juga :   Ranking SINTA Unigoro di Peringkat 275 Nasional Perguruan Tinggi se Indonesia

“Sisa-sisa penguraian sampah oleh maggot juga dapat dimanfaatkan sebagai pupuk organik berkualitas tinggi,” tegasnya.

Program pelatihan budidaya maggot yang diinisiasi Mahasiswa KKN-T Kolaboratif Kelompok 4 bekerja sama dengan Imam Mukhlas selaku Pemateri dan ahli di bidang budidaya maggot.

Selama pelatihan, warga Desa Jelu diberikan pemahaman mengenai teknik budidaya maggot yang efektif dan efisien. Materi yang diberikan mencakup mulai daripengenalan tentang maggot dan manfaatnya.

Kepala Desa Jelu, Ridwan mengapresiasi dan mendukung program pelatihan dan pendampingan budidaya maggot yang dilaksanakan mahasiswa KKN Unigoro. Menurutnya, program ini memberikan banyak manfaat bagi masyarakat. Mulai dari mengatasi persoalan sampah, menghasilkan pupuk organik bagi pertanian dan sumber pakan ternak.

“Ini sangat membantu masyarakat. Kami harapkan program ini kedepan bisa dikembangkan warga,” harapnya.(red)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *