Pasca Menara Terbakar, Takmir Masjid Darussalam Diminta Segera Ajukan Proposal Perbaikan

Pj Bupati Adriyanto tinjau menara masjid agung terbakar
Pj Bupati Bojonegoro Adriyanto bersama Takmir Masjid, H. Wasito dan terkait saat meninjau langsung di lokasi kebakaran Menara Masjid Agung Darussalam.(arifin jauhari)

SuaraBanyuurip.com — Arifin Jauhari

Bojonegoro — Pasca menaranya ludes dilalap api, Rabu (19/02/2025) siang, Takmir Masjid Agung Darussalam Bojonegoro diminta segera mengajukan proposal untuk perbaikan. Menara di halaman depan masjid berlokasi di Jalan Hasyim Asyari, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur itu sehari-harinya berfungsi menjadi tempat menaruh pengeras suara.

Takmir Masjid Darussalam, H. Wasito mengatakan, meski menaranya terbakar, kegiatan ibadah jamaah masjid dipastikan tidak terganggu dan masih lancar. Sebab menara itu sejatinya hanya untuk pengeras suara dan berfungsi menambah estetika masjid.

“Yang terbakar itu cuma casingnya saja, sedangkan beton menaranya masih utuh,” katanya kepada Suarabanyuurip.com.

Beton menara yang kemudian tampak pasca terbakar itu disebut merupakan struktur lama. Sedangkan kulitnya berbahan aluminium berbentuk meliuk-liuk adalah bangunan baru yang rampung pada 2014 silam. Tingginya mencapai 23 meter.

“Pak Pj (Penjabat) Bupati meminta saya (Takmir), Pak Wasito segera ajukan proposal, nanti ditujukan ke bupati yang baru (Setyo Wahono), dan kami tentu segera tindak lanjuti,” ujar pria yang juga pedagang gerabah di Pasar Kota Bojonegoro itu.

Pemadaman menara Masjid
Dinas Damkarmat Kabupaten Bojonegoro saat memadamkan kebakaran menara Masjid Darussalam. Tampak struktur beton menara dan puing-puingnya berserakan di jalan raya.(arifin jauhari)

Sementara itu, Pj Bupati Bojonegoro, Adriyanto, yang meninjau langsung di lokasi berpesan agar kejadian menara terbakar ini menjadi peringatan bagi semua pihak untuk berhati-hati dalam penggunaan listrik.

Sedangkan mengenai kondisi menara, penjabat bupati yang segera mengakhiri masa tugasnya ini mengaku, bahwa pemerintah kabupaten (pemkab) akan mendampingi pengurus Masjid Darussalam supaya membantu mengkomunikasikan dengan Bupati Bojonegoro yang baru.

“Agar pengurus masjid bisa segera memperbaiki menara,” tandas Adriyanto.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Keselamatan Kabupaten Bojonegoro, Siswoyo mengungkapkan, kebakaran terjadi diduga disebabkan oleh korsleting listrik. Namun, sampai saat ini, Tim Identifikasi Polres Bojonegoro masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), untuk menentukan penyebab dan nilai kerugian kebakaran.

“Diduga (akibat) korsleting listrik, ya. Tapi kami masih menunggu hasil olah TKP,” ungkapnya.(fin)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Pos terkait