SuaraBanyuurip.com — Arifin Jauhari
Bojonegoro — Sebanyak 8 ton tembakau kering di dalam oven dilalap si jago merah. Akibat kebakaran oven pengeringan tembakau terletak di Desa Klepek, Kecamatan Sukosewu, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur ini, pemilik mengalami kerugian materiil ditaksir mencapai Rp100 juta.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Kadindamkarmat) Kabupaten Bojonegoro, Siswoyo menuturkan, oven tembakau milik Joniyanto (67), warga Desa Belun, Kecamatan Temayang dilaporkan terbakar pada Selasa (9/9/2025) sekitar pukul 14.15 WIB.
“Laporan kebakaran kami terima pukul 14.21 WIB, segera kami tindak lanjuti ke lokasi dan selesai pemadaman pada pukul 15.35 WIB,” kata Siswoyo kepada Suarabanyuurip.com.
Operasi pemadaman berlangsung lancar tanpa kendala. Pihaknya menerjunkan 1 unit Fire Truck Pos Temayang, 1 unit Water Supply Pos Kota, dan 5 personel dalam operasi ini.
Satu unit oven mengalami kebakaran, dan tiga unit oven yang lain berhasil diselamatkan. Tiap unit oven masing-masing berisi 8 ton tembakau, sehingga total senilai Rp300 juta selamat.
“Selain itu tidak ada korban jiwa, sebaliknya dua jiwa berhasil diselamatkan,” ujarnya.
Selain melaksanakan Operasi Pemadaman Petugas Damkarmat juga memberikan sosialisasi kepada warga masyarakat setempat terkait bagaimana cara mencegah kebakaran, dan penanganan awal kebakaran.
“Kami juga lakukan sosialisasi terkait tupoksi Dinas Damkarmat Bojonegoro serta pembagian nomor Call Center Pos Temayang 08113471447,” tandasnya.(fin)





