SuaraBanyuurip.com – Dewan Kesenian (DK) Bojonegoro mengapresiasi pameran seni lukis bertajuk Sawang Sinawang yang digelar dua orang seniman lokal di kedai kopi yang berada di Jalan K.H Moh Rosyid Desa Ngumpakdalem, Kecamatan Dander.
Menurut Ketua DK Bojonegoro, Ramon Pareno kegiatan pameran berskala kecil adalah sebuah pemicu yang dapat memberikan dampak. Selain tidak selalu harus membebani anggaran negara, kolaborasi antara seniman dan pelaku UMKM merupakan rintisan ekosistem yang positif.
“Semacam ini dapat menjadi model, terutama saat isu efisiensi anggaran belakangan ini,” kata Ramon saat menghadiri undangan pembukaan pameran seni lukis, Senin (24/2/2025).
“Rencana akan berlangsung selama empat hari,” terang Fathoerraya, seniman yang memajang karyanya bersama Eko Peye.
Bukan kali pertama para seniman di Bojonegoro menggelar karyanya di kedai kopi. Hal itu menunjukkan masih eksisnya gerakan kesenian di kabupaten penghasil minyak dan gas bumi ini.
“Semoga pameran ini dapat menginspirasi dan tahun ini banyak digelar kegiatan seni,” kata Eko Peye.
Berdasarkan informasi yang diterima, pameran Sawang Sinawang merupakan pameran pertama yang digelar pada tahun 2025 di Kabupaten Bojonegoro dan menyuguhkan sebanyak 30 an karya lukis.(red)






