Bentuk Kepedulian kepada Seniman, Bunda Cantika Borong Dua Lukisan

Komunitas Perupa Bojonegoro.
Ketua Dekranasda Kabupaten Bojonegoro, Sri Budi Cantika Yuli sedang melihat lukisan karya Komunitas Perupa Bojonegoro dalam gelaran pasar rakyat UMKM oleh Dinas Perdagangan, Koperasi dan UMKM Provinsi Jawa Timur di halaman Stadion Letjen. Soedirman.(ist/gus)

SuaraBanyuurip.com – Sami’an Sasongko

Bojonegoro – Hari ketiga gelaran pasar rakyat usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) oleh Dinas Perdagangan, Koperasi dan UMKM Provinsi Jawa Timur di halaman Stadion Letjen. Soedirman semakin menarik minat pengunjung, Sabtu (19/07/2025).

Warga yang berdatangan dari berbagai wilayah di Bojonegoro ini hilir mudik melihat lihat stand UMKM yang menjajakan berbagai produk mulai dari kuliner, kerajinan, souvernir, berbagai jenis pakaian hingga batik.

Komunitas Perupa Bojonegoro SANGRUPA  sebagai salah satu elemen masyarakat pelaku industri kreatif, turut membuka stand dengan menggelar bazar seni lukis. Berbagai genre lukisan, mulai dari naturalisme, realisme, dekoratif hingga ekspreif dipajang dengan artistik di stand yang kelihatan menonjol karena sentuhan estetika para seniman.

Suasana stand Sangrupa menjadi terasa istimewa dengan kehadiran Ketua Dekranasda Kabupaten Bojonegoro, Sri Budi Cantika Yuli.

Istri Bupati Bojonegoro Setyo Wahono yang karib dipanggil Bunda Cantika ini tampak akrab dengan para seniman.

Pada kesempatan ini, Bunda Cantika membeli dua buah lukisan karya Anugrah dan Sony Sunoko.

“Kami sangat berterima kasih atas apresiasi yang diberikan bunda Cantika,” kata Anugrah.

Bunda Cantika Wahono.
TANGKAP LAYAR VIDEO : Bunda Cantika Wahono sedang menorehkan goresan cat acrylic di atas kanvas yang nantinya akan diteruskan oleh pelukis Sangrupa.

Pelukis bergaya impresionistis dekoratif ini mengaku, sangat bangga karyanya di koleksi oleh istri seorang bupati. “Ini sebuah bentuk kepedulian yang nyata dari seorang pemimpin,” lanjutnya.

Senada dengan Anugrah, Sony Sunoko juga menyampaikan rasa terima kasih kepada Cantika Wahono atas perhatiannya kepada pelaku seni di Bojonegoro, khususnya kepada para pelukis yang tergabung dalam Sangrupa.

“Ini bukan pertama kali Bunda Cantika perhatian sama kami. Kemarin waktu pameran seni rupa Budaya Geopark kami juga dibantu beliau, sehingga teman teman semakin bersemangat berkarya,” terang pelukis beraliran naturalisme ini.

Selain membeli lukisan, Perempuan yang juga seorang akademisi ini diminta untuk menorehkan goresan cat acrylic di atas kanvas yang nantinya akan diteruskan oleh pelukis Sangrupa.

Menurut Agus Sighro, goresan kuas dari Bunda Cantika yang kemudian akan diwujudkan menjadi sebuah karya seni lukis ini merupakan simbol kolaborasi antara elemen masyarakat dengan pemimpinnya.

“Untuk membangun sebuah peradaban butuh kolaborasi yang solid antara pemimpin dengan masyarakat. Nah melalui seni lukis ini kami ingin menyampaikan pesan bahwa sinergitas yang terbangun dengan harmonis akan menghasilkan sebuah karya yang indah,” terang Agus Sighro kepada Suarabanyuurip.com.

Menurut Sighro, potensi Sumber Daya Manusia (SDM) di bidang seni yang dimiliki Bojonegoro tidak kalah dengan daerah lain di Jawa Timur bahkan Indonesia. Akan tetapi karena minimnya infrastruktur kesenian dan kebudayaan yang dimiliki Kabupaten Bojonegoro, sehingga terkesan tertinggal.

“Bojonegoro tidak punya gedung kesenian, dan kita memang minim event kesenian baik itu pameran, pementasan, maupun festival festival seni, sehingga Bojonegoro terkesan senyap dan tidak ada peristiwa Kebudayaan,” kata salah satu koordinator Pelaku Teater Indonesia ini.

Agus Sighro menambahkan, jika Bojonegoro mempunyai gedung kesenian yang representatif, Bojonegoro tentu akan menjadi jujugan (daerah tujuan ;red) seniman seniman dari berbagai daerah. Jika itu terjadi maka tentu akan menimbulkan multiplayer effect mulai dari warung, perajin souvernir dan mungkin homestay.

“Kami sudah lama bermimpi mempunyai infrastruktur kebudayaan atau gedung kesenian yang representatif. Semoga Pemerintah yang baru ini bisa segera mewujudkan,” tandas Agus Sighro.(sam)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Pos terkait