Scoopy Kontra Suzuki Nex di Mojoranu Bojonegoro, Empat Orang Terluka

Lakalantas di Bojonegoro
TKP lakalantas Scoopy kontra Suzuki Nex di Jalan PUK Bojonegoro-Temayang turut Desa Mojoranu, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, yang mengakibatkan empat orang terluka.(ist/satlantas)

SuaraBanyuurip.com — Arifin Jauhari

Bojonegoro — Kecelakan antara Motor Scoopy lawan Suzuki Nex di Jalan Poros Umum Kecamatan (PUK) Bojonegoro-Temayang, turut Desa Mojoranu, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, mengakibatkan 4 orang mengalami luka.

Kecelakaan itu melibatkan pengendara motor Honda Scoopy S-2270-AAL atas nama M. Ali Wibowo (30), warga Desa Mojoranu, Kecamatan Dander. Ia bersama pembonceng, yaitu Suratin (60) dengan alamat sama.

Selain itu juga melibatkan pengendara sepeda motor Suzuki Nex S-6958-AT, yakni Rofik (16) asal Desa Sendangrejo, Kecamatan Dander. Ia juga bersama pembonceng bernama Alfian (16), yang berasal dari alamat yang sama.

Kanit Penegakkan Hukum (Gakkum) Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bojonegoro, Ipda Septian Nur Pratama, menuturkan secara kronologis sebagaimana keterangan saksi-saksi yang berada di Tempat Kejadian Perkara (TKP). Di mana peristiwa ini terjadi pada Senin (10/03/2025) sekitar pukul 10.30 WIB.

Kecelakaan lalu lintas (lakalantas) itu berawal dari sepeda motor Suzuki Nex S-6958-AT yang dikendarai oleh Rofik berboncengan dengan Alfian yang berjalan dari arah selatan ke utara. Pada saat yang sama searah di depannya sedang berjalan sepeda motor Honda Scoopy S-2270-AAL yang dikendarai oleh M. Ali Wibowo berboncengan dengan Suratin.

Baca Juga :   Tangkap Sembilan Pelajar Pelaku Pembunuhan

“Karena jarak kedua motor terlalu dekat, akhirnya terjadi lakalantas,” ujarnya kepada Suarabanyuurip.com, Senin (10/03/2025) sore.

Akibat kejadian lakalantas tersebut kedua pengendara dan pembonceng sepeda motor mengalami luka-luka dan dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sosodoro Djatikoesoemo Kabupaten Bojonegoro.

“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, ke empat korban hanya mengalami luka ringan, dan terdapat kerugian materiil ditaksir sekira Rp500 ribu,” tandas Ipda Septian.(fin)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Pos terkait