Mudik Medhayoh Bojonegoro, Ratusan Pengunjung Datang Berkah Bagi Penjual Mamin Wisata Geopark Kayangan Api

Area lokasi air blekutuk kayangan api
MUDIK MEDAYOH BOJONEGORO : Puluhan anak-anak bergantian bermain dan para pengunjung lainnya silih berganti santai ria di tempat yang tersedia di dekat air blekutuk wisata geopark kayangan api di Desa Sendangharjo, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.

SuaraBanyuurip.com – Sasongko

Bojonegoro – Kedatangan ratusan pengunjung yang liburan lebaran bersama keluarga di wisata Geopark Kayangan Api menjadi berkah tersendiri bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di lokasi wisata yang terletak di tengah hutan jati turut Desa Sendangharjo, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.

Puluhan penjual makanan dan minuman (Mamin) seperti kopi, es, mie, gorengan dan lain sebagianya ini di hari-hari biasa hanya memeroleh pendapatan sekira Rp 300 ribu sampai Rp400 ribu sehari, kini mampu meraih penghasilan sehari kurang lebih Rp 700 ribu sampai Rp 1 juta. Sukirah dan Sriatun salah satunya.

“Meski belum kepotong modal, alhamdulillah penghasilan beberapa hari ini meningkat, dari biasanya hanya Rp 300 ribu sampai Rp 400 ribu per hari kini menjadi Rp 700 ribu sampai Rp 1 juta sehari. Karena sejak H+3 lebaran ratusan pengunjung datang di wisata geopark kayangan api,” kata penjual mamin di kayangan api, Sukirah kepada SuaraBanyuurip.com, Jumat (04/04/2025).

Air blekutuk kayangan api
MUDIK MEDHAYOH BOJONEGORO : Para pengunjung sedang melihat air blekutuk di wisata kayangan api di Desa Sendangharjo, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.

Senada diungkapkan Sriatun. Penjual mamin di dekat air blekutuk ini mengaku, ratusan pengunjung yang datang silih berganti di wisata kayangan api menjadikan berkah tersendiri bagi para penjual mamin, termasuk dirinya. Sebab tak sedikit pengunjung yang datang di warunya untuk pesan makanan, kopi, es dan lainnya selesai melihat air blekutuk, lalu bersantai di tempat yang telah disediakan oleh pihak pariwisata.

Baca Juga :   Puncak Arus Balik dari Bojonegoro Diperkirakan Terjadi Akhir Pekan Ini

“Kedatangan ratusan pengunjung ini tentu menjadi berkah tersendiri bagi kami, karena penghasilan menjadi meningkat rata-rata sehari mencapai Rp 500 ribu lebih. Berapapun hasil yang saya dapat tak syukuri saja, karena bisa membantu suami untuk mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari,” imbuhnya.(ko)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Pos terkait