Hingga 12 April Diprediksi Terjadi Cuaca Ekstrem, Warga Bojonegoro Diimbau Waspada Saat Arus Balik Lebaran

Cuaca ekstrem.
Jalan di wilayah Kabupaten Bojonegoro diguyur hujan saat arus balik lebaran.

SuaraBanyuurip.com – Joko Kuncoro

Bojonegoro – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Juanda memprediksi Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur bakal dilanda cuaca ekstrem selama arus balik lebaran. Para pemudik diimbau meningkatkan kewaspadaan saat berkendara.

“Cuaca ekstrem ini diprediksi akan melanda 31 kabupaten/kota di Jawa Timur, termasuk Bojonegoro,” kata Kepala Stasiun Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Tuban, Muchamad Nur kepada Suarabanyuurip.com

Dai menyampaikan cuaca ekstrem akan berlangsung hingga 12 April 2025 mendatang. Karena itu, masyarakat Jawa Timur harus meningkatkan kewaspadaan saat terjadi hujan deras disertai angin kencang.

“Karena kondisi ini bisa menimbulkan bencana alam,” ujarnya.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro, Heru Wicaksi mengungkapkan, perubahan cuaca kerap terjadi secara tiba-tiba, seperti dari panas terik menjadi hujan deras.

“Kondisi seperti ini bisa berpotensi menimbulkan bencana hidrometeorologi seperti banjir, pohon tumbang hingga longsor. Warga Bojonegoro harus hati-hati untuk arus balik,” katanya, Senin (7/4/2025).

Dia mengungkapkan, BPBD Bojonegoro juga telah memetakan sejumlah jalur rawan bencana. Sehingga selama arus balik masa lebaran tahun 2025 ini, bisa meningkatkan kehati-hatian saat berada di perjalanan.

“Terutama jalan rawan bencana, misalnya Jalan Raya Bojonegoro-Nganjuk,” kata Heru sapaan akrabnya.

Menurut dia, sepanjang jalan tersebut dipenuhi pepohonan-pohon yang menjulang tinggi. Sehingga, apabila terjadi hujan lebat disertai angin kencang rawan terjadi pohon tumbang.

“Jalur hutan (Bojonegoro-Nganjuk), Kecamatan Gondang biasa pohon tumbang. Tapi kami sudah berkomunikasi dengan Perhutani,” ungkapnya.

Dia mengimbau, bagi pemudik yang merencanakan arus balik untuk kembali bekerja agar berhati-hati saat berkendara jik terjadi cuaca ekstrem. Terutama saat terjadi hujan lebat.

“Apabila memasuki jalur hutan dan kondisi akan turun hujan segera mencari tempat berhenti untuk berteduh,” pesannya.(jk)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Pos terkait