Tingkatkan Kualitas Mengajar, Guru Matematika di Bojonegoro Berlatih AI dan LaTeX

Guru Matematika berlatih AI
FOTO BERSAMA : Guru Matematika di Bojonegoro Berlatih AI dan LaTeX untuk meningkatkan kualitas mengajar.(istimewa)

SuaraBanyuurip.com – Joko Kuncoro

Bojonegoro – Musyawarah guru mata pelajaran (MGMP) matematika Bojonegoro menggelar pelatihan LaTeX dan AI (Artificial Intelligence) untuk meningkatkan kompetensi guru matematika di Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri Bojonegoro, Jawa Timur.

Hadir dalam pelatihan AI dan LaTeX untuk pembuatan soal dengan notasi matematika, Keynote Speaker yakni Hidayat Rahman selaku Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Bojonegoro.

Ketua MGMP, Darum Budiarto berharap, kegiatan kolaborasi antara MGMP Matematika dengan Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri (Unugiri) dapat terus terjalin demi peningkatan kualitas pendidikan matematika khususnya di Bojonegoro. Darum juga berpesan agar para guru matematika tetap solid dan terus mengembangakn kompetensi dan profesioanlisme sebagai seorang pendidik.

“Peningkatan kualitas melalui pelatihan LaTeX dan AI ini sangat penting, apalagi LaTeX dibuat oleh seorang matematikawan yang juga ahli ilmu komputer bernama Leslie Lamport pada tahun 1980-an,” katanya, Minggu (4/5/2025).

Dia menjelaskan, LaTeX sendiri merupakan sistem penyiapan dokumen untuk peranti lunak TeX, sedangkan TeX sendiri merupakan program komputer yang digunakan untuk membuat typesetting suatu dokumen. Sehingga dengan penggunaaan LaTeX memungkinkan untuk melakukan typesetting dan mencetak hasil kerjanya dalam bentuk tipografi yang terbaik.

Baca Juga :   76 Pipa Tubing Pad B Sukowati Dicuri, Pertamina EP Zona 11 Lakukan Investigasi

“LaTeX banyak digunakan oleh para ilmuwan, insinyur, akademisi, dan juga para matematikawan,” jelasnya.

Darum mengungkapkan, pelatihan yang digelar di Aula Unigiri Bojonegoro pada Sabtu (03/05/2025) kemarin ini diikuti 11 guru matematika SMA Bojonegoro-Tuban, guru matematika Madrasah Aliyah di Bojonegoro dan mahasiswa pendidikan matematika serta dihadiri oleh civitas akademisi Unigiri dari Prodi Pendidikan matematika.

“Setelah mengikuti pelatihan ini para guru diharapkan dapat menggunakan AI dengan lebih maksimal dan dapat mempraktekan serta mengembangakn LaTeX dalam penulisan notasi matematika,” ucap Darum.

Di tempat yang sama, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Bojonegoro, Hidayat Rahman menyampaikan, guru matematika wajib mendidik anak sesuai zamannya, sehingga guru juga harus mampu beradaptasi terhadap perkembangan teknologi khususnya dalam bidang pendidikan.

“Termasuk sebagai guru bentuk pengabdian kepada negara sehingga peningkatan kualitas sangat penting,” tandasnya.(jk)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Pos terkait