Hadiri Lomba Hari Anak Nasional 2025, Cantika Wahono: Perlindungan Anak Fondasi Utama

Cantika Wahono
Bunda Paud Kabupaten Bojonegoro, Cantika Wahono sedang berinteraksi dengan peserta Lomba Hari Anak Nasional 2025.(ist/prokopim)

SuaraBanyuurip.com — Arifin Jauhari

Bojonegoro — Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (Paud) Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Cantika Wahono menyoroti pentingnya perlindungan terhadap anak sebagai fondasi utama dalam membangun bangsa yang kuat dan berdaya saing.

Pernyataan istri Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono ini mengemuka saat memberikan sambutan di Gedung Olahraga (GOR) Sekolah Model Terpadu dalam agenda lomba Hari Anak Nasional 2025, Kamis (15/5/2025).

Lomba itu digelar oleh Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bojonegoro menyongsong peringatan Hari Anak Nasional yang jatuh pada 23 Juli mendatang. Tema yang diusung dalam serangkaian lomba ialah “Anak Terlindungi, Indonesia Maju”.

Lomba Hari Anak Nasional tahun ini melibatkan berbagai jenis perlombaan yang diikuti oleh murid Taman Kanak-kanan (TK ) se Kabupaten Bojonegoro. Lomba ini mencerminkan semangat keceriaan, kreativitas, dan kebersamaan anak-anak, seperti lomba bercerita, lomba 3M (menggunting, melipat, dan menempel), lomba halang rintang, lomba tujuh kreasi kebiasaan anak hebat, hingga lomba kreativitas clay.

Kegiatan dimaksud, bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi, menguji sportivitas dan kreativitas mereka, serta meningkatkan kompetensi dan wawasan sejak usia dini.

“Tema yang diusung, mengingatkan kita semua, bahwa perlindungan terhadap anak merupakan fondasi utama dalam membangun bangsa yang kuat dan berdaya saing,” kata Cantika Wahono dalam keterangan tertulis diterima Suarabanyuurip.com.

Murid TK berjuang dalam lomba.
ANTUSIAS : Peserta dari murid TK sedang berjuang dalam Lomba Hari Anak Nasional 2025.(ist/prokopim)

Sebab, lanjut dia, anak-anak adalah generasi penerus bangsa yang akan memajukan Indonesia. Oleh karena itu, melindungi hak-hak anak, memberikan pendidikan yang layak, serta memastikan mereka tumbuh dan berkembang secara optimal menjadi tanggung jawab bersama semua pihak.

Cantika Wahono juga menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya acara ini dan menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan keluarga dalam mewujudkan lingkungan yang ramah anak.

Pemerintah juga telah menyediakan berbagai program dan regulasi yang berpihak pada anak, mulai dari akses makanan bergizi sejak masa kandungan, layanan kesehatan gratis, hingga regulasi nasional seperti Peraturan Presiden tentang digitalisasi yang turut melindungi anak dari eksploitasi, bullying, dan bahaya media sosial.

“Dengan semangat kebersamaan dan komitmen yang kuat, Kabupaten Bojonegoro terus berupaya membentuk generasi masa depan yang cerdas, kreatif, dan terlindungi demi mewujudkan Indonesia yang maju,” tandasnya.(fin/prokopim)

Pos terkait