SuaraBanyuurip.com – Joko Kuncoro
Bojonegoro – Sejumlah warga di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur mengeluh sulitnya mendapatkan LPG 3 Kg. Kalaupun ada jumlah pembelian gas melon sekarang ini dibatasim
Tutik, pedagang lauk pauk di Desa/Kecamatan Sumberrejo mengaku terpaksa berhemat menggunakan LPG 3 Kg meski kebutuhannya banyak.
“Kelangkaan LPG 3 kg ini sangat menyiksa, apalagi bagi pedagang seperti saya,” katanya, Senin (13/5/2024).
Tutik mengatakan, LPG 3 kg di tingkat pengecer tersedia namun pembeliannya dibatasi. Padahal untuk keperluan memasak dagangan lauk pauk dua tabung LPG masih kurang.
“Sekarang belinya dibatasi dua tabung saja, jadi terpaksa harus berhemat dan mengurangi jumlah masakan,” katanya kepada suarabanyuurip.com.
Tutik mengaku rugi karena harus mengurangi jumlah jualannya karena kesulitan mendapatkan LPG 3 kg. Ia membutuhkan empat tabung gas melon dalam dua hari.
“Banyak toko yang ketersediaan LPG 3 kg kosong sehingga harus susah-susah cari keluar desa. Dan kelangkaan LPG 3 kg ini juga bukan hanya sekali, pasca lebaran kemarin juga langka,” katanya.
Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Bojonegoro, Sukaemi menyatakan telah menindaklanjuti aduan dan laporan masyarakat terkait kelangkaan LPG 3 Kg. Pihaknya sudah berkoordinasi dengan Pertamina untuk mendistribusikan gas melon.
“Kami sudah koordinasikan dengan Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus terkait sulitnya warga mendapatkan LPG 3 kg,” katanya.
Sukaemi menjelaskan, hari ini sudah terdistribusikan oleh Pertamina dari agen ke pangkalan LPG 3 kg resmi. Kekurangan LPG 3 kg ini disebabkan oleh hari libur nasional dan cuti bersama serta adanya permintaan meningkat dari masyarakat termasuk UMKM.
Sementara itu, Section Head Communication & Relation Pertamina Patra Niaga, Taufiq Kurniawan mengatakan, stok rata-rata pangkalan resmi Pertamina di Kecamatan Sumberrejo ada 20 sampai 70 tabung per pangkalan dan masih dalam kategori aman.
“Masyarakat diimbau jangan mengeluh apabila pilihan mereka beli di toko/pengecer LPG 3 kg tidak tersedia,” katanya.
Sedangkan, stok di pangkalan LPG resmi Pertamina melimpah dan harga dijamin sesuai harga rceran tertinggi (HET) sesuai SK Gubernur Jatim 2015 Rp 16.000.
“Bagi warga yang belum tahu dimana lokasi pangkalan LPG terdekat silakan hubungi Call Center 135,” saran Taufiq.(jk)




