Bupati Wahono Hadiri Musda ke V, Dwi Anjarwati Terpilih Menjadi Ketua Forum TBM Bojonegoro

Musda V TBM Bojonegoro
Bupati Setyo Wahono foto bersama dengan para pihak diacara Bancakan Buku dan Musda ke V yang digelar TBM Bojonegoro di Ruang Rapat Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Bojonegoro, Rabu (21/5/2025).

SuaraBanyuurip.com – Joko Kuncoro

Bojonegoro – Forum Taman Baca Masyarakat (TBM) Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur menggelar Bancakan Buku dan Musyawarah Daerah (Musda) ke V di Ruang Rapat Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Bojonegoro, Rabu (21/5/2025) siang. Dalam Musda tersebut, Dwi Anjarwati terpilih menjadi Ketua Forum TBM Bojonegoro masa bakti 2025-2030.

Hadir dalam kegiatan, Bupati Setyo Wahono, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Bojonegoro, Ketua Forum TBM Jawa Timur, Perwakilan Dewan Pendidikan Bojonegoro, Pamarsudi Sastra Jawi Bojonegoro hingga organisasi ekstra kampus seperti Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia, dan Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI).

Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono mengatakan, tugas Forum TBM adalah mengedukasi masyarakat untuk gemar membaca, baik membaca teks dalam buku maupun dunia digital.

“Sebab literasi bukan hanya berkaitan dengan membaca tapi juga menulis, berbicara, menghitung hingga mengolah informasi,” kata Bupati Wahono.

Mas Wahono, demikian Bupati Bojonegoro karib disapa menjelaskan, TBM juga harus mampu meningkatkan minat baca masyarakat agar dapat memberikan pengetahuan yang luas. Terpenting dapat mengikuti perkembangan zaman.

Baca Juga :   Tahun Ini Pemerintah Bakal Uji Coba BBM Campur Sawit 40 Persen

“Termasuk mampu memberikan pemahaman masyarakat mengenai digital,” jelas pria asal Desa Dolokgede, Kecamatan Tambakrejo ini.

Di tempat yang sama, Ketua Forum TBM Bojonegoro, Dwi Anjarwati menyampaikan, kegiatan Bancakan Buku, Sarasehan hingga gelaran Musda ke V sebagai bentuk tasyakuran peringatan Hari Buku Nasional. Dengan kegiatan ini TBM berharap sebagai penguatan gerakan literasi Bojonegoro.

“Yakni melalui gerakan literasi masyarakat, gerakan literasi sekolah, dan gerakan literasi keluarga sebagai upaya peningkatan indeks pembangunan manusia (IPM) dan kesejahteraan mayarakat,” ujarnya.(jk)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Pos terkait