SuaraBanyuurip.com – Joko Kuncoro
Bojonegoro – Sebanyak 18 calon jemaah haji (CJH) Bojonegoro, Jawa Timur yang tergabung dalam kloter 86, kloter 87, dan kloter 88 sudah diberangkatkan pada 26 Mei 2025. Namun Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) Masyarakat Madani Bojonegoro mengeklaim tidak ada jemaahnya yang berangkat bersama kloter tersebut.
“Kloter yang diberangkatkan kemarin merupakan pengganti CJH yang mengundurkan diri dengan berbagai alasan,” kata Ketua KBIHU Masyarakat Madani Bojonegoro, Sholikin Jamik.
Sholikin Jamik menjelaskan, jemaah haji KBIHU Masyarakat Madani Bojonegoro tidak ikut berangkat bersama kloter yang berangkat dari Kantor Kemenag Bojonegoro karena saat berada di Tanah Suci sangat menyulitkan untuk dibimbing bersama KBIHU.
“Oleh karena itu kami tidak memberangkatkan jemaah madani untuk mengisi kursi kosong. Artinya kami menekankan untuk berangkat sesuai antrean, karena KBIHU Masyarakat Madani mementingkan subtansi bimbingan haji,” jelasnya kepada SuaraBanyuurip.com, Selasa (27/5/2025).
Sementara Kepala Seksi (Kasi) Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) Kantor Kemenag Bojonegoro, Abdulloh Hafidz menyampaikan, sama seperti pemberangkatan empat CJH Bojonegoro yang tergabung dalam kloter 83 pada Minggu (25/5/2025) lalu.
“Sebanyak 18 CJH tergabung dalam kloter 86, kloter 87, dan kloter 88 ini juga diberangkatkan dari Kantor Kementerian Agama pada Senin (26/5/2025) kemarin,” katanya.
Berdasar data dari Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Bojonegoro, total 1.675 jemaah haji Bojonegoro tahun ini.(jk)




