Identitas Mayat Perempuan di Bengawan Solo Baureno Bojonegoro Terkuak

Korban tenggelam
Jenazah perempuan yang diperkirakan korban tenggelam di Bengawan Solo saat diserahkan kepada keluarga.(ist/imam)

SuaraBanyuurip.com — Arifin Jauhari

Bojonegoro — Identitas mayat perempuan yang dievakuasi pihak yang berwajib dari aliran Bengawan Solo turut Desa Lebaksari, Kecamatan Baureno, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, telah terkuak. Pihak keluarga telah menerima jenazah untuk dikebumikan.

Diketahui nama mayat tersebut adalah Sariati binti Sumber, berusia lebih kurang 74 tahun, warga Dusun Ager-ager, Desa Tambahrejo, RT 004, RW 003, Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro.

Adapun ciri saat ditemukan yaitu mengenakan daster warna hijau, berambut keriting dan beruban, serta kulitnya berwarna sawo matang.

Kapolsek Barureno, Iptu M. Sholeh mengatakan, identitas penyintas akhirnya diketahui setelah Tim Polres Bojonegoro melakukan identifikasi terhadap jenazah.

Setelah identitas terkuak, selanjutnya petugas menghubungi pihak keluarga untuk datang langsung ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. R Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro. Pihak keluarga telah memastikan identitas korban tersebut dan bersesuaian dengan Sariati binti Sumber.

“Jenazah sudah kami serahkan kepada pihak keluarga,” tutur Iptu Sholeh kepada Suarabanyuurip.com, Kamis (5/6/2025) sore.

Pihak keluarga dikatakan dapat menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan tidak menuntut pihak manapun serta menolak dilakukan autopsi terhadap jenazah korban.

Menurut informasi yang dihimpun, korban selama ini tinggal seorang diri, sehingga sebelumnya tidak ada laporan terkait hilangnya Sariati. Meski begitu, mayat diperkirakan dalam keadaan tenggelam kurang lebih selama dua hari.

“Perkiraan tenggelam sudah dua hari lalu,” tandas Iptu Sholeh.

Diwartakan sebelumnya, sesosok mayat perempuan tak dikenal, ditemukan di aliran Bengawan solo, turut Desa Lebaksari, Kecamatan Baureno, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Mayat tanpa identitas ini kemudian dievakuasi oleh petugas yang berwajib.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro, Heru Wicaksi menuturkan, temuan mayat di aliran Bengawan Solo turut Dusun Gowok RT. 12, RW. 05 Desa Lebaksari, Kecamatan Baureno itu dari informasi masyarakat.

“Masyarakat setempat mengetahui ada sesosok mayat di aliran Bengawan Solo hari ini sekitar pukul 10.20 WIB,” tutur Heru Wicaksi kepqda Suarabanyuurip.com, Kamis (5/6/2025).

Setelah mendapat laporan, personil Serach and Rescue (SAR) BPBD Bojonegoro menuju ke lokasi guna melakukan evakuasi jenazah. Evakuasi berhasil terlaksana pukul 11.25 WIB.(fin)

Pos terkait