SuaraBanyuurip.com – M. Alamsyah Syarifudin
Bojonegoro – Sebanyak dua remaja bersaudara kembar, asal Dusun Tenggor, Desa Sudu, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur dilaporkan tenggelam di Bengawan Solo. Satu penyintas telah ditemukan dalam keadaan meninggal, sedangkan satunya masih dalam pencarian.
Peristiwa ini bermula, pada Sabtu (21/6/2025) sekitar pukul 14.30 WIB. Lima remaja desa sekitar ladang minyak dan gas bumi (Migas) Banyu Urip, Blok Cepu, itu melakukan kegiatan mancing di bantaran sungai. Namun nahas, salah satu dari remaja bernama Muhammad Nur Rosyid tercebur.
Saudara kembarnya, Muhammad Nur Ismail spontan berusaha menolong Nur Rosyid. Namun upaya pertolongan ini akhirnya malah membuat mereka berdua tenggelam.
Selanjutnya, ketiga teman yang bernama Abrizam Adnan Aisar, Muhammad Ibadh Khoironasih, dan Muhammad Dava Akhsanul Khoir berlari pulang berkabar kepada warga atas kejadian tersebut.
“Korban bernama Ismail sudah ditemukan sekitar pukul 16.00 Wib tadi, dan korban 1 lagi Rosyid hingga saat ini belum ditemukan,” tutur Kapolsek Gayam, AKP Moch. Safi’i kepada SuaraBanyuurip.com.
Terpisah, Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro, Heru Wicaksi mengaku, langsung menerjunkan personil setelah menerima laporan kejadian. Korban memiliki ciri bertubuh kurus dengan tinggi badan sekira 165 centimeter.
“Kami langsung lakukan pencarian dan asesmen, satu korban telah ditemukan, satunya lagi dalam pencarian,” terang mantan Camat Padangan ini.(alam/fin)





