Batik Sekar Rinambat Catatkan Penjualan Rp 26 Juta di BWBF 2025

Festival Batik Bojonegoro.
Bupati Bojonegoro Setyo Wahono mendampingi Ketua Dekranasda Jatim, Arumi Bachsin melihat stand saat opening Bojonegoro Wastra Batik Festival 2025 di alun-alun.(foto/misnahul munir/tribunjatim)

SuaraBanyuurip.com – Didik Jatmiko

Bojonegoro – Batik Sekar Rinambat Desa Dolokgede, Kecamatan Tambakrejo, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, mendapat kesempatan mempromosikan hasil kerajinannya di Bojonegoro Wastra Batik Festival (BWBF) 2025.

Kelompok perajin batik binaan operator lapangan Gas Jambaran-Tiung Biru (JTB), Pertamina Eksplorasi dan Produksi Cepu (PEPC) Zona 12, berhasil mencatatkan transaksi sebesar Rp 26 juta selama empat perhelatan BWBF, 18-21 Juni 2025.

Berdasarkan hasil monitoring dan evaluasi (Monev) Program UMKM Bolo JTB Binaan PEPC Zona 12, penjualan batik Sekar Rinambat di BWBF 2025 terus meningkat. Pada hari pertama, penjualannya sebesar Rp14.000.00, hari kedua Rp4.100.000, hari Ketiga Rp6.800.000, dan hari Keempat Rp.1.000.000.

“Total Penjualan selama 4 hari sebesar Rp26.000.000,” kata Ketua Kelompok Batik Sekar Rinambat, Tri Astutik.

Astutik berharap event seperti ini dapat sering digelar agar lebih menghidupkan UMKM Bojonegoro, khususnya perajin batik.

“Selain bisa promosi, meningkatkan omset penjualan, kita juga bisa membangun jaringan dan bertukar pengalaman untuk kemajuan usaha,” pungkasnya.(dik)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *