RPS Gelar Pelatihan Kehumasan di Tuban

RPS Tuban menggelar pelatihan kehumasan yang diikuti sekitar 30 perserta dari staf Humas instansi pemerintah, BUMN, BUMD, dan korporasi swasta. Salah satu pemateri, Teguh Budi Utomo, yang juga Pemred SuaraBanyuurip.com menyampaikan materinya. (SuaraBanyuurip.com/ist)

SuaraBanyuurip.com – Paijan Sukmadikrama

Tuban – Organisasi profesi jurnalis, Ronggolawe Press Solidarity (RPS) Tuban, Jawa Timur, menggelar pelatihan kehumasan sehari di Hotel Lyn, Tuban, Rabu (2/07/2025).

Perhelatan itu menjadi bagian dari komitmen lembaga para wartawan dalam mendukung peningkatan kapasitas kehumasan. Kegiatan dengan peserta dari bagian komunikasi relasi (Komrel) atau Humas instansi pemerintah, dan perusahaan pemerintah dan swasta ini, diharapkan mampu memperkuat peran humas sebagai ujung tombak informasi publik.

Ketua RPS Tuban, Khoirul Huda, mengatakan, pelatihan ini diselenggarakan karena Humas kini memegang peran strategis, tidak hanya sebagai penghubung antarlembaga, tetapi juga sebagai produsen informasi bagi masing-masing lembaga yang harus akurat, tapi juga punya nilai berita yang layak bagi media.

“Sebagai organisasi wartawan, kami menyarankan setiap rilis yang dibuat tidak sekadar seremonial, tapi disusun berdasarkan data dan layak dikonsumsi oleh publik,” kata Khoirul Huda.

Apalagi sebagian peserta berasal dari Generasi-Z yang sudah akrab dengan media sosial. Mereka memiliki sehingga kepekaan terhadap kualitas konten menjadi semakin penting.

Baca Juga :   Pelaku Sosmed Sinau Jurnalisme Warganet 

Perubahan pola kerja humas dari masa ke masa juga menjadi sorotan dalam pelatihan ini. Humas masa kini dihadapkan pada tantangan yang lebih kompleks, termasuk keberadaan teknologi kecerdasan buatan (AI).

AI adalah alat bantu, bukan pengganti. Humas tetap harus menguasai sensitivitas terhadap konteks, nilai berita, dan kemampuan menulis yang baik. Mesin tidak bisa menggantikan kepekaan manusia.

Pelatihan ini menghadirkan pemateri dari profesional yang juga anggota RPS, yaitu Sri Wiyono, Arif Wibowo, dan Teguh Budi Utomo. Materi yang disampaikan mencakup teknik penyusunan dan pengolahan data, fotografi jurnalistik, dan teknik menyusun rilis yang tepat untuk media.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Kadis Kominfo SP) Tuban, Arif Handoyo, menyampaikan apresiasi atas peran aktif RPS dalam mendorong peningkatan kapasitas humas, baik di lingkungan organisasi perangkat daerah (OPD) maupun dunia usaha. Humas tidak lagi sekadar juru bicara lembaga, tetapi dituntut mampu menyusun narasi yang kuat, logis, dan efektif.

“Kolaborasi antara humas dan insan pers sangat penting untuk mewujudkan Tuban yang informatif dan bebas dari hoaks,” ujar Arif Handoyo.

Baca Juga :   Belajar Jurnalistik Secara Gratis di Stikosa AWS

Arif berharap Kabupaten Tuban bisa meraih predikat Kabupaten Informatif pada tahun 2025–2026. Hal ini hanya dapat dicapai dengan kerja sama erat antara lembaga publik dengan media.

“Kami percaya SDM di RPS sudah teruji. Dengan pelatihan ini, kita tingkatkan bersama kapasitas kehumasan di Tuban demi pelayanan informasi publik yang lebih baik,” tuturnya.

Sedangkan peserta kegiatan ini diantaranya dari Dinas Kominfo SP Tuban, Sekretariat DPRD Tuban, PT Semen Indonesia (Persero) Tbk, Exxon Mobil Cepu Limited (EMCL) , Pertamina Eksplorasi dan Produksi (Pertamina EP) Cepu, Pertamina EP Sukowati, Pertamina Hulu Energy Tuban East Java (PHE TEJ) , Pertamina Roseneft Pengolahan dan Petrokimia (PRPP), Solusi Bangun Indonesia (SBI), PLN Nusantara Power, Trans Pacific Petrochemical Indotama (TPPI), Bank Jatim, RSUD Dr. R. Koesma Tuban, Kemenag Tuban, Polres Tuban, dan Perumda Air Minum Tirta Lestari. (jan)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *