SuaraBanyuurip.com – Laeman HW
Tuban – Bidang pelestarian lingkungan masih menjadi perhatian serius para jurnalis yang tergabung dalam Ronggolawe Press Solidarity (RPS). Dalam Hari Pers Nasional 2026 mereka isi dengan kegiatan penanaman pohon, di Sendang Kalangan, Desa Montong Sekar, Kecamatan Montong, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Minggu (19/04/2026).
Kegiatan yang diinisiasi RPS bertajuk Festival Alam Lestari ini tak sekadar melestarikan alam, namun juga menjaga ekosistem air dengan membantu mengembalikan habitat beberapa jenis ikan air tawar. Puluhan ribu benih ikan tawar pun dilepas ke alam liar, sebagai bentuk ritual pelestarian mata air.
”Ini bagian dari upaya kami menjaga lingkungan dan mata air agar tetap lestari,” ujar Ketua Festival Alam Lestari RPS Tuban, Edy Purnomo, saat ditemui di bibir Sendang Kalangan.
Penanaman pohon produktif, dan tabur benih ikan merupakan kegiatan inti festival. Sedangkan kegiatan lain seperti lomba mewarnai untuk anak-anak, santunan anak yatim, dan pembagian sembako adalah kegiatan pendukung untuk memeriahkan festival.
Bagi para jurnalis RPS, ritual tanam pohon dan tabur benih, bulan semata prosesi seremonial. Lebih dari itu, komitmen telah dibangun antara pengelola Sendang Kalangan, dan pengelola mata air penerima manfaat dari festival, untuk menjaga dan merawat, agar pohon dan ikan tak mati.
”Kita tak bisa meninggalkan alam, melalui festival ini kami realisasikan niat dalam menjaga lingkungan,” tambah jurnalis media online lokal Tuban itu.
Tercatat ada enam penerima bibit pohon dan benih ikan dari festival dari wilayah Tuban. Yakni, pengelola destinasi wisata Sendang Kalangan; Silowo, Desa Mandirejo, Kecamatan Merakurak; sumber air Pelang, Desa Tahulu, Kecamatan Merakurak, air terjun Nglirip di Desa Mulyoagung, Kecamatan Singgahan; Sendang Pucangan dan Embung Pucangan di Desa Pucangan, Kecamatan Montong.
‘’Harapan kami, pohon-pohon yang ditanam itu bisa menjaga sumber air tetap hidup, dan beberapa jenis ikan air tawar lokal yang sudah jarang ditemui bisa kembali ada,” papar Edy Purnomo.
Festival yang digadang menjadi agenda tahunan itu, didukung oleh sejumlah stakeholder yang memiliki visi sama dengan RPS terkait kelestarian lingkungan. Mereka, diantaranya, ExxonMobil Cepu Ltd, Pertamina EP, Pertamina EP Cepu, Pertamina Patraniaga, Pertamina PHE Tuban East Java, Dinamix, PT Solusi Bangun Indonesia (SBI), PT Trans Pacific Petrochemical Indotama (TPPI), PLN Nusantara Power Tanjung Awar-Awar, PT Pertamina Rosneft Pengolahan dan Petrokimia (PRPP), PT Timbul Jaya, Bank Jatim, Polres Tuban dan Perusahaan Daerah PT Tirta Lestari alias PDAM Tuban.
Di tempat sama, Ketua RPS Tuban, Khoirul Huda menyatakan, selain ikut menjaga ekosistem air dan kelestarian lingkungan dengan langkah nyata, dengan Festival Alam Lestari ini, RPS ingin ikut mengajak dan menggugah kepedulian banyak pihak untuk peduli pada kelestarian alam. Setelah peduli, kemudian ikut tergerak untuk menjaga kelestariannya.
”Setiap kegiatan RPS selalu ada penanaman pohon, kali ini ditambah pelepasan puluhan ribu benih ikan air tawar,’’ kata Khoirul Huda.
Ia berharap, penerima bibit pohon dan benih ikan diharapkan tidak hanya sekadar menerima dan menanamnya. Mereka diberi kewajiban untuk menjaga dan memastikan tanaman yang ditanam tumbuh dengan baik, sehingga kelak manfaatnya bisa dipetik.
‘’Karena yang dibagikan sebagian besar bibit tanaman buah, diharapkan tak hanya akarnya akan menjaga sumber air, namun buahnya bisa dimanfaatkan untuk konsumsi,” kata Khoirul Huda.
Sedangkan ikan tawarnya, jika nanti berkembang biak bisa dimanfaatkan untuk warga sekitar, tandasnya. (Lhw)





