456 Naker Bekerja di Lapangan Migas Sukowati

Lapangan migas sukowati.
Lapangan migas Sukowati Pad B di Desa Ngampel, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, yang dikelola Pertamina EP Sukowati.

SuaraBanyuurip.com – Joko Kuncoro

Bojonegoro – Sebanyak 456 tenaga kerja (naker) terserap di lapangan minyak dan gas bumi (migas) Sukowati di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. 54 orang bekerja di PT Pertamina EP Sukowati Field, dan 402 orang bekerja di kontraktornya atau vendor.

Berdasarkan data dari Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Dinperinaker) Bojonegoro, dari 54 naker bekerja di Pertamina EP Sukowati Field Zona 11, di antaranya 12 naker lokal dan 42 non lokal. Sedangkan 402 merupakan pekerja kontrakan yang rata-rata pekerja lokal.

“Naker yang berjumlah 54 orang tersebut merupakan pekerja Pertamina EP Sukowati. Sedangkan di Sukowati juga ada kontraktor atau vendor yang juga memiliki naker berjumlah 402 orang,” kata Manager Sukowati Field, Arif Rahman Hakim kepada suarabanyuurip.com, Kamis (31/7/2025).

Rahman Hakim menyatakan telah mengimbau kepada semua kontraktor atau vendor yang terlibat di kegiatan migas Sukowati untuk melaporkan jumlah tenaga kerjanya ke Disperinaker Bojonegoro.

“Kami telah mengimbau kepada kontraktor atau vendor yang bekerja sama dengan kami, segera melaporkan data tenaga kerjanya ke pemerintah setempat,” tegasnya.

Ia menambahkan, laporan jumlah tenaga kerja di lapangan migas Sukowati ini sesuai surat yang disampaikan Disperinaker Bojonegoro pada 23 Juli 2025.

“Kami sudah mengirimkan balasan surat tersebut pada tanggal 25 Juli 2025 melalui email,” katanya kepada

Kepala Seksi (Kasi) Hubungan Industrial Dinperinaker Bojonegoro, Rafiudin Fatoni, menyampaikan sebanyak 424 naker bekerja di sejumlah perusahaan migas yang beroperasi di Bojonegoro. Rinciannya 131 pekerja lokal bekerja di PT Trans Dana Profitri. Selain itu, 239 pekerja bekerja di ExxonMobil Cepu Limited (EMCL), di antaranya 237 pekerja lokal dan 2 pekerja asing.

“Kemudian 54 naker bekerja di Pertamina EP Sukowati Field Zona 11, di antaranya 12 naker lokal dan 42 non lokal. Semua sudah dilaporkan di Dinperinaker Bojonegoro,” tandasnya.(jk)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Pos terkait