Emak-emak Bakar Sampah, MI Manbaul Ulum Campurejo Bojonegoro Nyaris Tersulut Api

Damkarmat Bojonegoro
Petugas Disdamkarmat melalukan pembasahan rumpun bambu yang mepet gedung MI Manbaul Huda, Desa Campurejo, Kecamatan Bojonegoro.(istimewa)

SuaraBanyuurip.com — Arifin Jauhari

Bojonegoro — Akibat emak-emak membakar sampah di siang hari musim kemarau, Madrasah Ibtidaiyah (MI) Manbaul Ulum Desa Campurejo, Kecamatan Bojonegoro, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, nyaris tersulut api, Kamis (31/7/2025).

“Tadi itu lo ada warga, ibu-ibu sekitar, bakar sampah reruntuhan bambu dekat sekolah MI, terus menyambar ke rumpun bambu dekat sekolah,” kata Kepala Desa (Kades) Campurejo, Edi Sampurno kepada Suarabanyuurip.com.

Posisi rerimbunan pohon bambu yang sangat dekat sedemikian rupa dengan atap dan dinding MI Manbaul Ulum nyaris tersulut api. Beruntung warga setempat mengetahui dan segera mematikan api dengan menyiramkan air ke titik kebakaran.

“Kami sudah menghubungi pihak pemadam kebakaran (Damkar) Bojonegoro, tetapi warga juga berinisiatif memadamkan api secara mandiri, saat itu murid MI sudah pulang, jadi tidak ada gangguan pada proses belajar mengajar,” ujarnya.

Berkaitan kejadian tersebut, kades wilayah ring satu pengeboran minyak dan gas bumi (migas) Pertamina Eksplorasi dan Produksi (PEP) Sukowati Field ini mengimbau, agar masyarakat tidak membakar sampah secara sembarangan.

Baca Juga :   Bojonegoro Dilanda 480 Kebakaran dalam 11 Bulan

“Apalagi saat ini musim kemarau, rawan kebakaran. Sebaiknya sampah ditanam saja, jangan dibakar,” imbaunya.

Terpisah, Kepala Bidang (Kabid) Pemadaman dan Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Bojonegoro, Ahmad Agus membenarkan kejadian kebakaran tersebut.

“Kebakaran rumpun bambu di Desa Campurejo, RT. 17 RW. 02, Kecamatan Bojonegoro,” ungkapnya.

Dijelaskan, kebakaran diperkirakan terjadi kurang lebih pada pukul 10.00 WIB. Dinas Damkarmat Pos Kota menerima laporan kebakaran pukul pada 10.32 WIB dan selesai melakukan pemadaman pada pukul 10.57 WIB.

“Tidak ada korban jiwa, aset berhasil terselamatkan berupa bangunan permanen milik Yayasan Manbaul Ulum senilai Rp100 juta,” tandasnya.(fin)

 

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Pos terkait